ANGELICA, Elisa (2023) ANALISIS DETERMINASI BELANJA PENDIDIKAN INDONESIA: PENGUJIAN HUKUM WAGNER VS HIPOTESIS KEYNESIAN. Undergraduate thesis, UNDIP : Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020119140193.pdf - Published Version Download (190kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020119140193.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020119140193.pdf - Published Version Download (163kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020119140193.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020119140193.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020119140193.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kebijakan mandatory spending mengalokasikan belanja pendidikan
minimal 20% dari total APBN. Kebijakan ini merupakan langkah pemerintah dalam
memperbaiki kualitas pendidikan Indonesia. Peran belanja pemerintah dalam
membiayai penyelenggaraan pembangunan berdampak pada pertumbuhan
ekonomi. Hukum Wagner dan hipotesis Keynesian memiliki pandangan yang
berbeda terhadap hubungan keduanya. Hukum Wagner menjelaskan arah hubungan
yang bergerak dari pertumbuhan ekonomi menuju belanja pemerintah, sedangkan
Keynesian sebaliknya.
Berkaitan dengan hal tersebut, penelitian ini dilakukan dengan tujuan
mengetahui arah hubungan kausalitas berdasarkan model Goffman, yaitu antara
belanja pendidikan dan PDB per kapita serta melihat apakah PDB per kapita,
tingkat pengangguran, pertumbuhan populasi, dan rata-rata lama sekolah
berpengaruh pada alokasi belanja pendidikan Indonesia menggunakan model Error
Correction Model (ECM) pada periode tahun 1991-2021.
Penelitian ini memberikan hasil yang mengkonfirmasi hukum Wagner
model Goffman pada belanja pendidikan Indonesia. Hal ini berarti terdapat
hubungan satu arah dari pendapatan per kapita menuju belanja pendidikan
Indonesia. Hasil regresi jangka panjang menunjukkan bahwa pendapatan per kapita
dan rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja
pendidikan Indonesia, sedangkan model ECM jangka pendek menyatakan bahwa
pertumbuhan populasi dan rata-rata lama sekolah berpengaruh positif dan
signifikan terhadap belanja pendidikan Indonesia. Tingkat pengangguran
dinyatakan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap belanja pendidikan
pada jangka panjang dan pendek, sedangkan rata-rata lama sekolah signifikan dan
positif berpengaruh pada belanja pendidikan Indonesia dalam jangka panjang dan
pendek.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | belanja pendidikan, pertumbuhan ekonomi, hukum Wagner, Error Correction Model |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Islamic Economics |
| Depositing User: | Gumantiko FEB |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 07:02 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 07:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46991 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
