Search for collections on Undip Repository

STUDI PENGARUH IOD TERHADAP KARAKTERISTIK MASSA AIR LAUT DI PERAIRAN BARAT SUMATERA (25dos705)

LUMBAN GAOL, MARITO GRACIA (2025) STUDI PENGARUH IOD TERHADAP KARAKTERISTIK MASSA AIR LAUT DI PERAIRAN BARAT SUMATERA (25dos705). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Marito Gracia Lumban Gaol 25dos705 FULL.pdf] Text
Marito Gracia Lumban Gaol 25dos705 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Indian Ocean Dipole (IOD) merupakan fenomena interaksi laut-atmosfer di
Samudera Hindia yang memiliki pengaruh signifikan terhadap kondisi oseanografi
regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi
pengaruh fase IOD terhadap karakteristik massa air di Perairan Barat Sumatera.
Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan deskriptif dengan
menganalisis data suhu, salinitas, dan kedalaman yang diperoleh dari World Ocean
Database pada periode 2019-2024. Analisis karakteristik massa air dilakukan
menggunakan diagram T-S (Temperature-Salinity) dan dikombinasikan dengan
data IOD dan Sea Level Anomaly (SLA) untuk mengidentifikasi fenomena
upwelling dan downwelling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fase positif IOD
cenderung meningkatkan salinitas dan intrusi massa air yang terlihat dari diagram
T-S, dimana karakteristik massa air South Indian Central Water (SICW) cenderung
naik sekitar 35.4 psu. Hal ini juga diindikasikan oleh terjadinya upwelling di daerah
tersebut yang dibuktikan dengan nilai SLA negatif sekitar -0.23 m yang
menandakan adanya penurunan muka air laut. Sebaliknya, pada fase negatif IOD
terjadi penurunan salinitas dan intrusi massa air dengan karakteristik Indonesian
Upper Water (IUW) yang cenderung memiliki salinitas yang lebih menurun 34.4
psu, dan terlihat terjadi downwelling dengan nilai SLA positif sekitar 0.22 m.
Berdasarkan analisis diagram T-S, teridentifikasi tujuh jenis massa air di perairan
barat Sumatera 4 diantaranya berada pada lapisan upper water yaitu Bengal Bay
Water (BBW), Indian Equatorial Water (IEW), Indonesian Upper Water (IUW),
South Indian Central Water (SICW), dan 3 berada di intermediate water yaitu
Antarctic Intermediate Water (AIW), Indonesian Intermediate Water (IIW) dan
Red Sea Persian Gulf Intermediate Water (RSPGW). Penelitian ini memberikan
pemahaman tentang dinamika massa air laut di perairan barat Sumatera yang
dipengaruhi oleh variabilitas iklim IOD, serta dapat digunakan sebagai dasar untuk
prediksi kondisi oseanografi dan pengelolaan sumber daya kelautan dan
menentukan daerah penangkapan ikan di wilayah tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: ctd, iod, massa air laut, sla
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 09 Mar 2026 06:09
Last Modified: 09 Mar 2026 06:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46971

Actions (login required)

View Item View Item