Search for collections on Undip Repository

PENGARUH TRIPLE DIP LA NIÑA TERHADAP VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT, KLOROFIL-A, DAN CURAH HUJAN DI LAUT HALMAHERA PADA TAHUN 2020-2022 (25dos691)

PRATAMA, ADITYA YOGA (2025) PENGARUH TRIPLE DIP LA NIÑA TERHADAP VARIABILITAS SUHU PERMUKAAN LAUT, KLOROFIL-A, DAN CURAH HUJAN DI LAUT HALMAHERA PADA TAHUN 2020-2022 (25dos691). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Aditya Yoga Pratama 25dos691 FULL.pdf] Text
Aditya Yoga Pratama 25dos691 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (11MB)

Abstract

Suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan curah hujan merupakan parameter
oseanografi utama yang dipengaruhi oleh variabilitas iklim global, termasuk
fenomena Triple Dip La Niña yang terjadi pada periode 2020–2022. Penelitian ini
bertujuan untuk mengidentifikasi variabilitas SPL, klorofil-a, dan curah hujan serta
menganalisis pengaruh Triple Dip La Niña 2020-2022 terhadap ketiga parameter
tersebut di Laut Halmahera (3°LU–4°LS dan 127°BT–134°BT). Data yang
digunakan meliputi SPL harian dari OSTIA Level 4 (resolusi 5 km × 5 km),
klorofil-a dari GlobColour Level 4 (4 km × 4 km), curah hujan dari GSMaP (0,1°
× 0,1°), kecepatan angin dari ASCAT (0,25° × 0,25°), serta indeks ONI dan IOD
selama periode 2007-2022. Metode analisis yang diterapkan meliputi analisis
komposit, analisis spasial, dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Triple Dip La Niña 2020-2022 memberikan pengaruh signifikan terhadap
dinamika oseanografi di Laut Halmahera. SPL mengalami peningkatan dengan
anomali positif yang bervariasi secara musiman. Klorofil-a menunjukkan dua pola
utama, yaitu penurunan konsentrasi di laut lepas akibat melemahnya upwelling
serta peningkatan di wilayah Pesisir Kepala Burung Papua yang berkorelasi positif
dengan curah hujan. Curah hujan juga mengalami peningkatan pada sebagian besar
bulan dengan anomali positif yang konsisten dan pola spasial yang sejalan dengan
anomali SPL. Secara keseluruhan, kejadian La Niña yang berlangsung bersamaan
dengan fase IOD negatif memperkuat respon oseanografis, di mana kesamaan arah
korelasi ENSO dan IOD pada tingkat sedang hingga cukup kuat menyebabkan
intensifikasi anomali SPL, klorofil-a, curah hujan, dan kecepatan angin di Laut
Halmahera.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Suhu Permukaan Laut, Klorofil-a, Curah Hujan, Triple Dip La Niña
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 09 Mar 2026 02:19
Last Modified: 09 Mar 2026 02:19
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46906

Actions (login required)

View Item View Item