Prabandari, Adinda Rachmania and Abdulrahman, Wahid (2026) ANALISIS FAKTOR PENYEBAB KEMUNGKINAN KORUPSI DI KALANGAN APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PEMERINTAH KOTA BEKASI : PERSPEKTIF GONE THEORY. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122149172_Cover.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (727kB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_BAB I.pdf - Submitted Version Download (528kB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_BAB II.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (469kB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (271kB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (248kB) |
|
|
Text
Adinda Rachmania Prabandari_14010122140172_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Korupsi dalam birokrasi daerah masih menjadi tantangan dalam tata kelola
pemerintahan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi
risiko perilaku koruptif Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi
berdasarkan perspektif GONE Theory (Greed, Opportunity, Need, dan Exposes).
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui survei terhadap
86 ASN dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta tabulasi silang
berdasarkan jabatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor Greed dan
Opportunity berada pada kategori sedang, sedangkan Need dan Exposes dalam
analisis tabulasi silang menunjukkan variasi antarjabatan. Persepsi terhadap
Exposes yang relatif tinggi mengindikasikan adanya ketidakmerataan efektivitas
pengawasan dan pengungkapan pelanggaran dalam organisasi. Temuan utama
penelitian ini menegaskan bahwa potensi risiko korupsi di lingkungan birokrasi
tidak semata-mata ditentukan oleh moralitas individu, tetapi merupakan hasil
interaksi antara dorongan internal aparatur dan peluang struktural yang tersedia
dalam organisasi. Dengan demikian, pencegahan korupsi memerlukan pendekatan
yang tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada penguatan
sistem pengawasan dan integritas organisasi.
Kata kunci: Korupsi, GONE Theory, ASN, Risiko Korupsi
37 Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 07:26 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 07:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
