Search for collections on Undip Repository

KAJIAN DINAMIKA GARIS PANTAI DAN PENGARUHNYA PADA PENGGUNAAN LAHAN PESISIR TAHUN 2016 – 2025 BERDASARKAN ANALISIS GEOSPASIAL DI KABUPATEN BATANG, JAWA TENGAH (25dik667)

SURYA, YAHYA HAFIZH (2025) KAJIAN DINAMIKA GARIS PANTAI DAN PENGARUHNYA PADA PENGGUNAAN LAHAN PESISIR TAHUN 2016 – 2025 BERDASARKAN ANALISIS GEOSPASIAL DI KABUPATEN BATANG, JAWA TENGAH (25dik667). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Yahya Hafizh Surya 25dik667 FULL.pdf] Text
Yahya Hafizh Surya 25dik667 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Perubahan garis pantai merupakan isu krusial di Indonesia sebagai negara
kepulauan, dipengaruhi faktor alami seperti kenaikan muka laut dan aktivitas manusia
seperti pembangunan infrastruktur. Penelitian dilakukan pada periode data 2016,
2019, 2022, dan 2025 di empat desa pesisir Kabupaten Batang, Jawa Tengah, yaitu
Desa Kuripan (Kecamatan Subah), Kedawung (Kecamatan Banyuputih), Ketanggan
dan Sawangan (Kecamatan Gringsing). Abrasi dan akresi berdampak pada penggunaan
lahan pesisir, termasuk hilangnya lahan produktif dan pengembangan pemukiman.
Kajian ini bertujuan mengkaji abrasi dan akresi, mengidentifikasi perubahan
penggunaan lahan, serta memprediksi dinamika garis pantai pada 2016–2025 dengan
proyeksi hingga 2045. Metode menggunakan pendekatan geospasial dengan citra
satelit Sentinel-2 yang dikoreksi, ekstraksi garis pantai menggunakan NDWI
(Normalized Difference Water Index), analisis dengan tools DSAS (Digital Shoreline
Analysis System) untuk mendapatkan nilai NSM (Net Shoreline Movement) dan EPR
(End Point Rate), serta pemetaan penggunaan lahan. Penelitian dilakukan di empat
desa pesisir: Kuripan, Kedawung, Ketanggan, dan Sawangan. Hasil menunjukkan
akresi lebih dominan (53%) dibanding abrasi (47%), abrasi tertinggi sebesar 185,75
meter dan akresi tertinggi sebesar 148,3 meter, dengan total abrasi 14,99 ha dan akresi
16,92 ha. Dampaknya meliputi pengurangan lahan pemukiman 4,52 ha, ladang 4,06
ha, mangrove 2,76 ha, serta penambahan sawah 7,28 ha dan pelabuhan 5,01 ha.
Proyeksi 2045 memperkirakan abrasi hingga 18,06 ha di Kedawung dan akresi hingga
23,64 ha di Kuripan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Abrasi, Akresi, DSAS, Prediksi, Pengaruh, Penggunaan Lahan
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 06 Mar 2026 06:45
Last Modified: 06 Mar 2026 06:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46818

Actions (login required)

View Item View Item