Mupun, Syifa Raihana Dihya and Putranti, Ika Riswanti (2026) STRATEGI DIPLOMASI FINANCIAL INTELLIGENCE UNIT (FIU) INDONESIA DALAM INTERNATIONAL ASSET TRACING TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG (TPPU) TAHUN 2023-2025 DI SINGAPURA. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (898kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_BAB I.pdf - Submitted Version Download (339kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_BAB II.pdf - Submitted Version Download (243kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (309kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_BAB IV.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (193kB) |
|
|
Text
Syifa Raihana Dihya Mupun_14050122120013_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (502kB) |
Abstract
Hubungan ekonomi yang sangat erat serta tingginya intensitas transaksi
keuangan antara Indonesia dan Singapura menciptakan kerentanan besar terhadap
aliran dana gelap hasil tindak pidana, terutama pencucian uang. Kompleksitas dari
penelusuran aset pencucian uang lintas batas menuntut kerja sama intelijen
keuangan sebagai strategi prioritas dalam upaya penyelesaiannya. Penelitian ini
bertujuan menganalisis strategi diplomasi yang dijalankan oleh PPATK dengan
STRO untuk penelusuran aset TPPU di Singapura pada periode 2023-2025. Melalui
perspektif Interdependensi Kompleks, penelitian ini menyoroti bagaimana interaksi
antar negara tidak lagi terbatas pada negara sebagai satu kesatuan utuh dan saluran
diplomatik yang tradisional, melainkan melalui interaksi antar pemerintah di
bawahnya. Melalui metode kualitatif deskriptif, dikaji strategi diplomasi PPATK
sebagai FIU yang mengombinasikan mekanisme formal melalui rezim FATF dan
Egmont Group serta memanfaatkan jalur informal yang lebih fleksibel terhadap
STRO guna mengatasi hambatan birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
posisi Indonesia sebagai anggota penuh FATF sejak 2023 telah mengubah tatanan
diplomasi dari pengikut standar menjadi terlibat aktif dalam penentuan standar yang
meningkatkan daya tawar Indonesia dalam rezim anti pencucian uang internasional.
Upaya interaksi sub-negara yang progresif oleh PPATK mampu melampaui
hambatan birokrasi dan kerahasiaan perbankan dengan memanfaatkan standar
FATF serta instrumen kesepakatan bilateral. Strategi ini memastikan proses
penelusuran aset dapat berjalan efektif di tengah ketergantungan ekonomi antara
kedua negara, sekaligus memperkuat sistem keuangan regional dari ancaman
kejahatan transnasional.
Kata kunci: PPATK, STRO, FATF, Penelusuran Aset, Interdependensi Kompleks
15 Hubungan Internasional 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 04:40 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 04:40 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
