ROSYID, Alya Faadhila (2026) Penerapan Clusterwise Linear Regression untuk Mengidentifikasi Faktor Kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf Download (437kB) |
|
|
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (279kB) |
|
|
Text
6. ABSTRAK.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
7. ABSTRACT.pdf Download (214kB) |
|
|
Text
8. DAFTAR ISI.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (296kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (239kB) |
Abstract
Penerapan desentralisasi fiskal di Indonesia bertujuan untuk meningkatkan kemandirian keuangan daerah melalui penguatan kapasitas fiskal pemerintah daerah. Namun,sebagian besar kabupaten/kota masih menunjukkan tingkat
kemandirian yang rendah dan ketergantungan yang tinggi terhadap dana transfer dari pemerintah pusat. Perbedaan karakteristik fiskal antardaerah mengindikasikan adanya heterogenitas dalam hubungan antara sumber pendapatan daerah dan kemandirian keuangan, yang belum sepenuhnya dapat dijelaskan oleh regresi linear. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian keuangan daerah dengan mempertimbangkan heterogenitas
antarkabupaten/kota menggunakan metode Clusterwise Linear Regression (CLR). Penelitian ini menggunakan data sekunder dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) dengan unit analisis seluruh pemerintah kabupaten/kota di Indonesia tahun 2024, sebanyak 508 daerah, tidak termasuk Provinsi DKI Jakarta. Variabel terikat adalah rasio kemandirian keuangan daerah, sedangkan variabel bebas meliputi PAD, DBH, DAU, DAK, dan belanja modal. Jumlah klaster optimal ditentukan berdasarkan nilai Bayesian Information Criterion (BIC), dengan pengujian signifikansi parameter menggunakan uji Wald.
Hasil penelitian menunjukkan terbentuknya 6 klaster, mencerminkan heterogenitas yang signifikan dalam struktur hubungan fiskal antardaerah. PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan pada seluruh
klaster, menegaskan perannya sebagai determinan utama kemandirian fiskal. Sebaliknya, DBH, DAU, dan DAK cenderung berpengaruh negatif dan signifikan pada sebagian besar klaster, mengindikasikan tingginya ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat. Nilai koefisien determinasi pada setiap klaster berada dalam kategori kuat yaitu 96,75%-99,99% dan lebih tinggi dibandingkan model regresi linear yang sebesar 71,29%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode CLR efektif dalam mengungkap heterogenitas fiskal daerah dan relevan sebagai dasar perumusan kebijakan fiskal berbasis klaster.
Kata Kunci: Desentralisasi Fiskal, Kemandirian Keuangan Daerah, Clusterwise Linear Regression, Pendapatan Asli Daerah, Dana Transfer, Belanja Modal
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Statistics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 06 Mar 2026 03:18 |
| Last Modified: | 06 Mar 2026 03:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
