Search for collections on Undip Repository

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU

ULAA, RONAA AFIIFAH (2026) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGMUNDU. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of REPO RONAA EDIT2.pdf] Text
REPO RONAA EDIT2.pdf - Published Version

Download (456kB)

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM), merupakan penyebab kesakitan dan kematian secara global. Dari berbagai PTM, penyakit kardiovaskular memiliki angka fatalitas tertinggi dengan faktor risiko metabolik yang paling berpengaruh adalah hipertensi. Di Indonesia, prevalensi hipertensi pada penduduk usia ≥18 tahun mencapai 30,8%. Peningkatan kasus hipertensi terjadi di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu, khususnya pada masyarakat usia produktif. Gerakan CERDIK merupakan strategi pencegahan hipertensi melalui cek kesehatan rutin, enyahkan asap rokok, aktivitas fisik, diet seimbang, istirahat cukup, dan kelola stres. Meskipun telah dilakukan berbagai upaya pencegahan, penerapan perilaku pencegahan hipertensi di masyarakat masih belum optimal, sehingga diperlukan identifikasi determinannya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan hipertensi pada masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan potong lintang. Sebanyak 355 responden dipilih melalui teknik kuota sampling dengan kriteria responden berusia 18-59 tahun yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kedunmundu. Data diperoleh menggunakan kuesioner daring dan dianalisis melalui analisis univariat dan uji chi-square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kelamin (p=0,004), sikap (p=0,014), akses informasi (p=0,003), dan sikap dan praktik keluarga (p=0,001), serta upaya petugas kesehatan (0,027) terkait hipertensi dan pencegahannya memiliki hubungan dengan perilaku pencegahan hipertensi. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,806), pendidikan (p=0,867), pekerjaan (p=0,056), penghasilan (p=0,160), riwayat keluarga menderita hipertensi (p=0,467), dan pengetahuan (p=0,396). Secara keseluruhan, perilaku pencegahan hipertensi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Kedungmundu cukup baik. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya intervensi dengan penguatan sikap, akses informasi, serta peran keluarga dan upaya petugas kesehatan dalam pencegahan hipertensi.

Kata kunci : Perilaku Pencegahan; Hipertensi; Usia Produktif; Kota Semarang

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Public Health
Divisions: Faculty of Public Health > Department of Public Health
Depositing User: endah nurkhayati
Date Deposited: 05 Mar 2026 05:27
Last Modified: 01 Apr 2026 03:30
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46672

Actions (login required)

View Item View Item