Search for collections on Undip Repository

KANDUNGAN MIKROPLASTIK DALAM AIR, SEDIMEN DAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI TAMBAK DESA TUGUREJO, SEMARANG (25dik635)

ASTI, ASTI (2025) KANDUNGAN MIKROPLASTIK DALAM AIR, SEDIMEN DAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI TAMBAK DESA TUGUREJO, SEMARANG (25dik635). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Asti 25dik635 FULL.pdf] Text
Asti 25dik635 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Pencemaran mikroplastik telah menjadi isu lingkungan global yang
mengancam ekosistem akuatik dan keamanan pangan. Kota Semarang sebagai
wilayah pesisir dengan aktivitas industri, pemukiman, dan pariwisata berpotensi
besar terhadap akumulasi mikroplastik, termasuk di tambak budidaya. Ikan
bandeng merupakan komoditas penting bagi masyarakat, sehingga keberadaan
mikroplastik pada media budidaya maupun biotanya perlu diteliti. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui jumlah dan karakteristik mikroplastik dalam air,
sedimen, serta organ insang dan saluran pencernaan ikan bandeng di tambak Desa
Tugurejo, Semarang. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kuantitatif,
dengan pengambilan sampel secara acak pada Minggu, 6 Juli 2025 di tiga stasiun
tambak seluas 11.323 m2 dan analisis laboratorium menggunakan metode destruksi
kimia, pemisahan densitas dengan ZnCl₂, penyaringan, serta identifikasi partikel
melalui mikroskop stereo perbesaran 40x untuk mengidentifikasi bentuk, ukuran,
dan warna mikroplastik. Hasil analisis menunjukkan adanya kontaminasi
mikroplastik pada seluruh sampel. Pada air, jumlah mikroplastik tercatat 156–216
partikel/L, sedangkan pada sedimen lebih tinggi yaitu 455–545 partikel/kg. Organ
ikan bandeng juga mengandung mikroplastik, dengan jumlah rata-rata 590,9
partikel/kg pada insang dan 367,1 partikel/kg pada saluran pencernaan. Bentuk
mikroplastik yang dominan di air dan sedimen adalah fiber, sementara pada ikan
bandeng ditemukan fiber dan fragmen. Ukuran partikel didominasi 0,1–0,5 mm,
dengan variasi warna berbeda: hitam dominan pada air dan saluran pencernaan,
transparan pada sedimen, serta hijau pada insang. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa tambak di Desa Tugurejo telah terkontaminasi mikroplastik pada media
budidaya maupun biota konsumsi. Perlu adanya peningkatan dalam pengelolaan
limbah plastik di kawasan pesisir dan pemantauan berkala terhadap kualitas
perairan tambak.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Mikroplastik, Bandeng, Sedimen, Pencemaran, Fiber, Semarang
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 05 Mar 2026 03:55
Last Modified: 05 Mar 2026 03:55
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46652

Actions (login required)

View Item View Item