Search for collections on Undip Repository

Profil Komunitas Bakteri Sedimen Pelabuhan Tanjung Emas Berbasis eDNA Metabarcoding dan Uji In Vitro untuk Potensi Biosorpsi Tembaga dan Timbal

Purnomo, Eko (2026) Profil Komunitas Bakteri Sedimen Pelabuhan Tanjung Emas Berbasis eDNA Metabarcoding dan Uji In Vitro untuk Potensi Biosorpsi Tembaga dan Timbal. Masters thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Eko Purnomo.zip] Archive
Eko Purnomo.zip
Restricted to Repository staff only

Download (11MB) | Request a copy

Abstract

Kawasan perairan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (PTES) merupakan kawasan
pelabuhan strategis dan padat aktivitas antropogenik. Hal ini menyebabkan tingginya
akumulasi logam berat tembaga (Cu) hingga 19,84 mg/L dan timbal (Pb) hingga 15,51
mg/L, sehingga terkategori perairan tercemar logam berat yang bersifat toksik bagi
lingkungan perairan. Bakteri dengan kemampuan biosorpsi logam berat Cu dan Pb
merupakan solusi yang dikembangkan untuk menangani cemaran logam berat secara
efisien terutama di ekosistem perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi
bakteri indegenous potensial dalam bioremediasi logam berat Cu dan Pb melalui analisis
profil komunitas bakteri berbasis eDNA metabarcoding dan pengujian kapasitas biosorpsi
secara in vitro. Analisis eDNA metabarcoding menargetkan sekuen hypervariable region
V3-V4 gen 16S rRNA. Sedangkan analisis uji biosorpsi logam berat menggunakan Atomic
Absorbtion Spectrophotometry. Isolat bakteri terpilih yang digunakan yaitu isolat 1S34
dengan paparan 16 mg/L Pb dan isolat 3S51 dengan paparan 20 mg/L Cu. Hasil analisis
metabarcoding menunjukkan profil bakteri sedimen perairan PTES memiliki struktur yang
beragam dengan dominasi tertinggi pada filum Pseudomonadota, Kelas
Gammaproteobacteria, ordo Steroidobacterales, famili Woeseiaceae dan genus Woeseia.
Terdapat perbedaan signifikan terkait diversitas dan struktur komunitas bakteri sedimen
antar lokasi sampling. Selain itu, sekitar 394 jalur fungsional terdeteksi dengan 32 gen
fungsional yang terkait dengan resistensi Cu dan Pb. Terdapat 12 genus yang potensial
dimanfaatkan untuk bioremediasi logam berat. Berdasarkan analisis biosorpsi, isolat
bakteri yang memiliki kemampuan resistensi dan pertumbuhan terbaik pada paparan
tembaga 20 mg/L yaitu 3S51 dengan efisiensi bioremoval Cu mencapai 99,95%. Sementara
untuk isolat bakteri yang memiliki kemampuan resistensi dan pertumbuhan terbaik pada
paparan timbal 16 mg/L yaitu 1S34 dengan efisiensi bioremoval Pb mencapai 98,25%.
Isolat 3S51 memiliki kekerabatan yang dekat dengan Priestia megaterium strain H-37 dan
isolat 1S34 memiliki kekerabatan yang dengan dengan Vibrio alginolyticus strain AAS1.
Hasil analisis metabarcoding dengan isolasi kultur memberikan dukungan data bakteri
teridentifikasi yang saling mendukung dan melengkapi.
Kata kunci: Bakteri, Metabarcoding, Biosorpsi, Tembaga, Timbal

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 04 Mar 2026 07:38
Last Modified: 04 Mar 2026 07:38
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46596

Actions (login required)

View Item View Item