TASRIVA, YESHI KEILLA (2025) PERUBAHAN Land Use Land Cover (LULC) DAN LUAS TUTUPAN MANGROVE DI PESISIR KOTA SEMARANG TAHUN 2014-2024 MENGGUNAKAN PENGINDERAAN JARAK JAUH (25dsa617). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Yeshi Keilla Tasriva 25dsa617.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kota Semarang yang terletak di Pulau Jawa memiliki luas wilayah pesisir
sebesar 8.261,76 ha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan luas
tutupan mangrove, dominasi perubahan LULC di pesisir Kota Semarang tahun
2014–2024 dan implikasinya terhadap pengelolaan kawasan pesisir, serta
mengevaluasi tingkat akurasi hasil klasifikasi. Metode penelitian yang digunakan
yaitu deskriptif eksploratif. Data yang digunakan berupa citra satelit Landsat 8 dan
Sentinel-2 yang diolah menggunakan algoritma Random Forest serta indeks NDBI
dan NDVI. Titik observasi ditentukan dengan metode stratified random sampling
menggunakan equal allocation. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas mangrove
mengalami penurunan 6,9 ha (0,08%) pada periode 2014–2019 dan meningkat
74,38 ha (0,9%) pada periode 2019–2024. Selama periode 2014–2019, perubahan
LULC didominasi oleh konversi badan air menjadi lahan terbuka di Kecamatan
Tugu (140,56 Ha), lahan terbuka menjadi lahan terbangun di Semarang Barat
(195,74 Ha) dan Genuk (267,54 Ha), serta lahan terbangun menjadi lahan terbuka
di Semarang Utara (103,54 Ha), yang mencerminkan intensitas pembangunan dan
reklamasi pesisir. Adapun pada periode 2019–2024, Kecamatan Tugu mengalami
peningkatan lahan terbuka menjadi badan air (131,37 Ha), Semarang Barat
terdampak lahan terbangun menjadi lahan terbuka (197,46 Ha), sedangkan
Semarang Utara dan Genuk masih didominasi lahan terbuka menjadi lahan
terbangun (74,92 Ha dan 209,53 Ha). Pola tersebut menunjukkan bahwa
pengelolaan pesisir di Kecamatan Tugu lebih baik difokuskan pada penguatan
ekosistem mangrove, Semarang Barat pada revitalisasi kawasan reklamasi,
Semarang Utara pada pengembangan campuran yang tangguh terhadap rob, dan
Genuk pada kawasan industri berwawasan lingkungan. Nilai koefisien Kappa
diperoleh sebesar 95,56%, yang menunjukkan bahwa hasil klasifikasi Random
Forest memiliki tingkat akurasi yang sangat baik.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Koefisien Kappa, Konversi Lahan, Mangrove, Random Forest, Tutupan Lahan. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 07:27 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 07:27 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
