PRAKOSO, HAIDARULLAH ANGGORO and Setiyono, Joko and Susetyorini, Peni (2020) PELANGGARAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL ATAS SERANGAN UDARA KOALISI NEGARA-NEGARA ARAB DALAM KONFLIK BERSENJATA (STUDI KASUS : PENGEBOMAN FASILITAS PENAHANAN MILIK PEMBERONTAK HOUTHI DI KOTA DHAMAR, YAMAN). _HI 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (702kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - abstrak.pdf Download (173kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (462kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (618kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (195kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (667kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (174kB) |
|
|
Text
HAIDARULLAH ANGGORO PRAKOSO - dapus.pdf Download (442kB) |
Abstract
Selama intervensinya di Yaman, serangan paling mematikan yang pernah dilakukan Koalisi Negara-Negara Arab terjadi pada tanggal 1 September 2019 di Kota Dhamar, dalam usahanya mencari dan menghancurkan gudang penyimpanan drone dan misil milik Pemberontak Houthi. Dalam serangan ini obyek yang diserang ternyata merupakan fasilitas penahanan, sehingga mengakibatkan tewasnya lebih dari 100 orang tahanan. Penulisan hukum ini bertujuan untuk membahas alasan dilancarkannya serangan yang dilakukan Koalisi Negara-Negara
Arab terkait kasus serangan udara terhadap fasilitas penahanan di Kota Dhamar dan menganalisis bentuk pelanggaran Hukum Humaniter Internasional dari kasus tersebut.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, dikumpulkan dengan cara studi kepustakaan. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dengan
menggunakan data dari bahan hukum primer dan sekunder lalu dituangkan dalam bentuk tulisan dan kemudian dianalisis secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian yang kemudian dituangkan dalam penulisan hukum ini, dapat diketahui serangan udara yang dilancarkan Koalisi Negara-Negara Arab dilandasi oleh 3 faktor alasan, yaitu Alasan Politis, Ideologis dan Strategis. Atas serangan ini pihak Koalisi telah melakukan pelanggaran Hukum Humaniter Internasional, karena korban dalam serangan ini merupakan non kombatan dan merupakan objek sipil berupa fasilitas penahanan. Pelanggaran tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran berat Hukum Humaniter Internasional
berdasarkan Pasal 85 ayat (3) huruf (b) Protokol Tambahan I tahun 1977.
Kata Kunci : Serangan Udara; Konflik Yaman; Fasilitas Penahanan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Serangan Udara; Konflik Yaman; Fasilitas Penahanan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 07:10 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 07:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46583 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
