NASUTION, EMIR IHZAD and Priyono, FX. Joko and Trihastuti, Nanik (2020) PENEGAKAN HAK PATEN NEGARA ASING DALAM USAHA JOINT VENTURE DI TIONGKOK DI TINJAU DARI PASAL 28 TRIPS AGREEMENT. _HI 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Emir Ihzad Nasution-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (597kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-abstrak.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (560kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (480kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (438kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (625kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (304kB) |
|
|
Text
Emir Ihzad Nasution-dapus.pdf Download (437kB) |
Abstract
Kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual antara Amerika Serikat dengan Tiongkok berupa pelanggaran hak kekayaan intelektual yang terjadi dalam konteks Joint Venture berkenaan dengan perlindungan hak kekayaan intelektual suatu paten asing. Dikarenakan Tiongkok merupakan negara peserta TRIPS maka berlaku kewajiban guna mematuhi ketentuan-ketentuan dalam TRIPS. Dalam kendalanya, ketentuan yang dibuat Tiongkok berupa The Joint Ventures Law of People’s Republic of China dan Patent Law of People’s Republic of China bertentangan dengan ketentuan dalam TRIPS. Sejalan dengan permasalahan tersebut berimplikasi terhadap pemegang hak kekayaan intelektual asing di Tiongkok untuk tidak memiliki kemampuan guna melindungi hak kekayaan intelektual mereka di Tiongkok serta secara bebas menegoisasikan persyaratan berbasis pasar dalam perizinan dan kontrak terkait dengan teknologi lainnya.
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaturan paten asing dalam usaha joint venture di Tiongkok dan untuk mengetahui serta menganalisis sistem penegakan hak paten negara Tiongkok sesuai dengan Pasal 28 TRIPs, metode penelitian yang digunakan yakni berupa metode yuridis normative yang dilakukan melalui studi kepustakaan.
Hasil dari penulisan ini berupa adanya pengaturan paten asing dalam usaha joint venture yang didasarkan pada rumusan Pasal 18 dan Pasal 19 Patent Law of People’s Republic of China yang yakni apabila berkenaan dengan pendaftaran pelaksanaan paten asing yang tidak berasal dan berkedudukan di Tiongkok maka harus tunduk dalam ketentuan peraturan di Tiongkok dan diwajibkan untuk memerintahkan atau memintakan agensi formal untuk melakukan pendaftaran hak paten berdasarkan kuasa permintaan pendaftar paten asing. Serta ketentuan dalam Pasal 43 The Joint Centures Law of People’s Republic of China tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 28 TRIPS. Akan tetapi dalam ketentuan Pasal 1 dan Pasal 41 TRIPS yang bermuatan tentang enforcement perlindungan hak kekayaan intelektual mengatur ketentual vital yang sifatnya fleksibel. Sehingga pemerintah Tiongkok yang berlandaskan asas par in parem nor habet imperium tidak dapat dipaksakan untuk menafsirkan aturan yang berkonotasi luas sesuai dengan pandangan yang dianggap umum dan awam oleh negara anggota TRIPS.
Kata Kunci: TRIPS, Hak Kekayaan Intelektual, Joint Ventures Law of People’s Republic of China
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | TRIPS, Hak Kekayaan Intelektual, Joint Ventures Law of People’s Republic of China |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 06:48 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 06:48 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46574 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
