ATMOJO, AHMAD TRI (2025) KESESUAIAN TEKNIS RASIO GAYA APUNG (BUOYANCE FORCE) DAN GAYA TENGGELAM (SINKING FORCE) PADA PUKAT CINCIN (PURSE SEINE) PELAGIS BESAR DI PPN PEKALONGAN, KOTA PEKALONGAN (25dpt602). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Ahmad Tri Atmojo 25dpt602.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Alat tangkap Pukat cincin pelagis besar termasuk dalam kategori alat
tangkap aktif yang dioperasikan dengan cara melingkari gerombolan ikan pelagis
besar. Analisis mengenai komponen terapung dan komponen tenggelam sangat
diperlukan untuk memastikan apakah alat tangkap berfungsi dengan baik atau tidak.
Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis mengenai karakteristik
bentuk, menganalisis karakteristik konstruksi, dan menganalisis kesesuaian antara
teknis rasio gaya apung dan teknis rasio gaya tenggelam yang dihasilkan pada alat
tangkap pukat cincin pelagis besar yang berada di PPN Pekalongan. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian secara deskriptif dengan metode pengambilan
sampel secara menyeluruh atau total (sensus sampling). Metode analisis data
menggunakan analisis bentuk, analisis karakteristik konstruksi, menghitung berat
komponen, menghitung gaya apung dan gaya tenggelam. Bentuk pukat cincin
pelagis besar di PPN Pekalongan memiliki karakteristik bentuk trapesium yang
memiliki bentuk satu lengkungan. Karakteristik konstruksi alat tangkap pukat
cincin pelagis besar di PPN Pekalongan memiliki karakteristik konstruksi dengan
spesifikasi komponen yang berbeda. Nilai keseluruhan pada alat tangkap pukat
cincin menghasilkan nilai berat tertinggi pada komponen jaring PA yang memiliki
jumlah 17 piece horizontal dengan jumlah sambungan vertikal sebanyak 65 hingga
77 panel, sedangkan nilai berat terendah dihasilkan oleh komponen terapung yaitu
pelampung. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan didapatkan nilai gaya apung
dengan rentang 3876,69-3146,30 kgf, sedangkan pada gaya tenggelam diperoleh
nilai dengan rentang 1624,96 - 2127,89 kgf. Pada alat tangkap pukat cincin nilai
yang ideal antara ketentuan teknis rasio gaya apung terhadap gaya tenggelam adalah
rentang antara 1,5 – 2,0. Dari hasil perhitungan didapatkan nilai rasio antara gaya
apung dan gaya tenggelam menunjukkan angka 1,65 – 1,94 dengan nilai rata-rata
sebesar 1,83 sehingga dapat dikatakan sesuai dengan ketentuan teknis secara
keseluruhan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pukat Cincin Pelagis Besar; Gaya Apung; Gaya Tenggelam; PPN Pekalongan. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 04:52 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 04:52 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
