Search for collections on Undip Repository

PENGARUH WAKTU ULTRASONIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK KITOOLIGOSAKARIDA UDANG WINDU (Penaeus monodon) UNTUK APLIKASI EDIBLE FILM (25dt585)

AFNAN PUTRA, MOHAMAD RAFI (2025) PENGARUH WAKTU ULTRASONIKASI TERHADAP KARAKTERISTIK KITOOLIGOSAKARIDA UDANG WINDU (Penaeus monodon) UNTUK APLIKASI EDIBLE FILM (25dt585). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Mohamad Rafi Afnan Putra 25dt585 FULL.pdf] Text
Mohamad Rafi Afnan Putra 25dt585 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kitosan (CS) merupakan produk umum dari pemanfaatan limbah udang,
namun produk tersebut tidak larut air. Sebagai upaya peningkatkan potensi, maka
dilakukan pengkonversian menjadi kitooligosakarida (COS). Kelarutan tinggi
memungkinkan pembentukan film dengan kemampuan sifat mekanis lebih baik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan waktu
ultrasonikasi berbeda terhadap karakteristik COS dan untuk mengetahui sifat
mekanis edible film bahan dasar COS. Metode yang digunakan merupakan
experimental research. Parameter uji COS adalah rendemen, viskositas, bobot
molekul, derajat polimerisasi, dan FTIR, sedangkan untuk edible film, yaitu kuat
tarik, elongasi dan kelarutan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak
Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan waktu ultrasonikasi berbeda (30, 40, dan 50
menit) dan 2 bahan dasar edible film yang berbeda (COS dan CS) dengan 3 kali
pengulangan. Data pengujian karakteristik COS dianalisis menggunakan analisis
sidik ragam (ANOVA) dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ), sedangkan untuk edible
film COS dianalisis dengan uji T-Test. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan
waktu ultrasonikasi berbeda berpengaruh terhadap nilai rendemen, viskositas,
bobot molekul, dan derajat polimerisasi (P<0,05). Perlakuan waktu ultrasonikasi 30
menit merupakan hasil terbaik berdasarkan uji skoring metode De Garmo dengan
nilai rata – rata rendemen sebesar 88,5% ± 2; viskositas terendah (15,82 ± 1,05);
bobot molekul terendah (30,15 ± 1,69); dan derajat polimerisasi terendah (18,63 ±
1,04). Terdapat perbedaan karakteristik fisik antara edible film COS dan CS pada
nilai kuat tarik, elongasi, dan kelarutan (sig<0,05). Edible film COS memiliki nilai
kelarutan tinggi dengan nilai rata – rata 84,15± 3,47. Hal ini menunjukkan proses
depolimerisasi kitosan meningkatkan aspek mekanis dari edible film yang
dihasilkan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: depolimerisasi; edible film; kitooligosakarida; ultrasonikasi; waktu ultrasonikasi
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 04 Mar 2026 03:05
Last Modified: 04 Mar 2026 03:05
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46506

Actions (login required)

View Item View Item