SIMANGUNSONG, BELTRAND YORDAN (2025) STUDI HUBUNGAN ANTARA KLOROFIL-A DAN KONDISI LINGKUNGAN DI PERAIRAN PANTAI TIRANG, SEMARANG (25dos575). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Beltrand YS 25dos575 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Pantai Tirang yaitu salah satu pantai yang berada di utara Pulau Jawa yang
merupakan tempat budidaya perairan dan lokasi pariwisata. Perairan Pantai Tirang
menjadi muara dari Sungai Silandak, yang mana pada hulu sungai ini terdapat
pemukiman penduduk. Adanya aktivitas antropogenik ini menghasilkan limbah
organik yang dapat mempengaruhi kesuburan perairan karena nutrien yang
terbentuk dari proses tersebut dapat membantu pertumbuhan fitoplankton dan
memicu peningkatan kandungan klorofil-a. Kondisi perairan Pantai Tirang yang
dinamik juga memberikan pengaruh pada persebaran klorofil-a di perairan.
Tujuan penelitian yaitu guna mengidentifikasi sebaran konsentrasi klorofil-a di
dua waktu yang berbeda dan bagaimana kondisi lingkungan serta pasang surut
dapat mempengaruhi konsentrasi klorofil-a di perairan Pantai Tirang, Semarang.
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 dan 18 Mei 2025. Sampel air diambil
secara in situ di 9 stasiun yang tersebar di Perairan Pantai Tirang. Parameter suhu,
salinitas, pH, DO, dan kecerahan juga diukur di setiap stasiun. Sampel lalu diolah
di laboratorium Kimia FPIK menggunakan metode spektrofotometri untuk
mendapat nilai konsentrasi klorofil-a di tiap stasiun. Persebaran konsentrasi
klorofil-a dipetakan dengan ARCGIS 10.8. Hasil menunjukkan suhu air berkisar
antara 29,7 - 31,5℃, salinitas berkisar antara 19 - 28‰, pH berkisar antara 6,02 -
6,94, DO berkisar pada angka 7,21 - 8,33 mg/L dan kecerahan berkisar antara
55,5 - 232 cm. Konsentrasi klorofil-a di perairan Pantai Tirang, Semarang pada
tanggal 12 Mei 2025 berkisar antara 0,8686 - 23,1571 mg/L. Nilai konsentrasi
klorofil-a di perairan Pantai Tirang, Semarang pada tanggal 18 Mei 2025 berkisar
antara 1,2565 - 21,4974 mg/L. Adapun persebaran konsentrasi klorofil-a secara
umum mengindikasikan nilai konsentrasi yang tinggi di perairan yang dekat
dengan pantai dan muara sungai Silandak dan konsentrasi menurun menuju laut
lepas. Tingginya konsentrasi klorofil-a yang berada di dekat pantai dan di depan
muara sangat berkaitan dengan peran sungai Silandak sebagai sumber utama
nutrien. Adapun tingginya konsentrasi klorofil-a pada saat pengambilan kedua
berkaitan dengan kondisi perairan yang mengalami pasang pada saat pengambilan
data. Sebaran konsentrasi klorofil-a di perairan secara signifikan dipengaruhi oleh
suhu perairan (r = -0,797), DO (r = 0,606), dan kecerahan (r = -0,582).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | klorofil-a, lingkungan, sebaran, spektrofotometri, tirang. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 07:47 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 07:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46458 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
