Search for collections on Undip Repository

KONSENTRASI TIMBAL (Pb) PADA KERANG HIJAU Perna viridis (Linnaeus, 1758) DENGAN WAKTU DEPURASI YANG BERBEDA DI PERAIRAN TAMBAKREJO, SEMARANG (25dik568)

ANGELINA, HILDA (2025) KONSENTRASI TIMBAL (Pb) PADA KERANG HIJAU Perna viridis (Linnaeus, 1758) DENGAN WAKTU DEPURASI YANG BERBEDA DI PERAIRAN TAMBAKREJO, SEMARANG (25dik568). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Hilda Angelina 25dik568 FULL.pdf] Text
Hilda Angelina 25dik568 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Perairan Tambakrejo dikelilingi oleh kawasan pemukiman dan industri Kota
Semarang. Kawasan ini dapat dicemari oleh limbah buangan yang mengandung
logam berat timbal (Pb). Tingginya konsentrasi timbal ini disebabkan oleh padatnya
pemukiman dan industri, meliputi industri tekstil, karoseri, cat, mebel, percetakan,
bengkel dan minyak pelumas. Logam berat timbal (Pb) adalah logam berat yang
dapat mencemari lingkungan perairan termasuk biota yang ada di dalamnya salah
satunya kerang hijau. Tujuan penelitian ini dilakukan mengetahui pengaruh dari
perbedaan waktu depurasi pada tingkat penurunan kandungan logam berat yang ada
di dalam jaringan lunak kerang hijau (Perna viridis) dan, mengetahui batas aman
konsumsi manusia terhadap kerang hijau (Perna viridis). Penelitian ini
dilaksanakan pada 29 Agustus 2024 di Perairan Tambakrejo, Semarang. Penelitian
ini menggunakan metode kuantitatif, dengan melakukan eksperimental pada
perbedaan waktu dalam proses depurasi. Analisis kandungan timbal (Pb) pada
jaringan lunak kerang dilakukan di Laboratorium SIG Banyumanik, Semarang,
menggunakan metode Inductively Coupled Plasma (ICP). Proses depurasi
dilakukan dengan memberikan perlakuan waktu yang berbeda di setiap akuarium,
yaitu selama 18 jam, 24 jam dan 48 jam. Pemilihan waktu yang berbeda
dimaksudkan untuk mengetahui perbedaan kandungan logam berat di setiap taraf
perlakuan. Setiap akuarium berisi 15 kerang, terbagi masing-masing 5 kerang yang
di tempatkan di wadah plastik terpisah sesuai lokasi titik pengambilan kerang yaitu
dari titik 1, titik 2 dan titik 3. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini yaitu rata-rata
kadar timbal pada depurasi selama 18 jam, 24 jam dan 48 jam secara berturut-turut
adalah 0,080 mg/kg; 0,085 mg/kg dan 0,083 mg/kg. Hasil penurunan kadar timbal
dalam jaringan lunak kerang hijau setelah didepurasi selama 18 jam, 24 jam dan 48
jam secara berturut-turut adalah 38%; 34% dan 36 %. Dilakukan uji statistik non
parametrik Kruskal Wallis dengan hasil tidak terdapat perbedaan kandungan logam
berat yang signifikan pada kerang hijau yang sudah di depurasi dengan 3 taraf
waktu yang berbeda. Maximum Tolerable Intake (MTI) kerang hijau (Perna viridis)
yang aman dari perairan Tambakrejo, Semarang setelah didepurasi untuk laki-laki
dengan berat rata-rata 60 kg adalah 17,6 – 18,7 kg/minggu sedangkan untuk
perempuan dengan berat rata-rata 45 kg adalah 13,2 – 14 kg/minggu.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Depurasi, Kerang hijau (Perna viridis), MTI, Tambakrejo, Timbal (Pb)
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 03 Mar 2026 06:57
Last Modified: 03 Mar 2026 06:57
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46426

Actions (login required)

View Item View Item