MICHAEL, JONATHAN (2025) ANALISIS SEBARAN SEDIMEN DASAR DI PERAIRAN PANTAI MUARA ASEMDOYONG, KABUPATEN PEMALANG, PROVINSI JAWA TENGAH (25dik564). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Jonathan Michael 25dik564 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Kawasan Pantai Muara Sungai Asemdoyong memiliki peranan sebagai jalur
keluar masuk kapal dan pusat aktivitas perikanan. Namun, daerah muara sungai
yang berhubungan langsung dengan laut terbuka cenderung beresiko tinggi
terhadap erosi dan abrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran butir,
jenis, dan proses transportasi sedimen dasar. Metode yang digunakan adalah metode
kuantitatif, yang meliputi pengambilan sampel sedimen, uji distribusi ukuran butir
sedimen, analisis karakteristik sedimen, serta analisis pemodelan arus dan
pemodelan perubahan dasar perairan (bed level change) menggunakan software
MIKE21 dengan modul hidrodinamika. Data inputan dalam pengolahan pemodelan
mencakup data batimetri, data pasang surut, data angin, dan data ukuran butir
sampel sedimen pengamatan. Fraksi butiran sedimen yang ditemukan di perairan
pengamatan didominasi oleh jenis lanau dan pasir dengan dominasi fraksi berkisar
antara 82.52% - 99.97%. Fraksi sedimen dasar berukuran kecil (silt) ditemukan
pada daerah sekitar garis pantai, sedangkan fraksi berukuran sedang (sand)
ditemukan pada kawasan lepas pantai dan muara sungai. Hasil pemodelan
hidrodinamika menunjukkan pola pergerakan arus yang terjadi di daerah
pengamatan adalah arus sejajar pantai (longshore current). Hasil analisis pola
pergerakan arus dan ukuran butir sedimen menunjukkan bahwa pada wilayah
pengamatan terjadi proses transportasi sedimen yang dipengaruhi oleh arus
berkecepatan tinggi yang mengalir sepanjang garis pantai. Transportasi sedimen
sejajar pantai (longshore sediment transport) menyebabkan terjadinya proses
pemilahan (sorting) sedimen secara alami berdasarkan ukuran butir dan
densitasnya. Sedimen kasar cenderung terakumulasi di sepanjang pantai, sementara
sedimen halus yang tererosi akan tersuspensi dan terbawa oleh arus ke arah laut
yang lebih dalam untuk mengendap di daerah dengan energi arus yang rendah.
Berdasarkan analisa hubungan kecepatan arus dan ukuran butir, jenis transpor
sedimen yang terjadi pada daerah pengamatan adalah erosi dan transportasi. Data
perubahan pemodelan dasar perairan (bed level change) yang menunjukkan terjadi
perubahan dasar perairan rata-rata sebesar -0.112974 m mengindikasikan terjadinya
erosi dan abrasi pada Pantai Muara Asemdoyong.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Asemdoyong, Erosi, Muara, Pemalang, Sedimen |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 05:56 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 05:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46416 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
