Search for collections on Undip Repository

ANALISIS FLUKTUASI MUKA AIR LAUT MENGGUNAKAN DATA SATELIT ALTIMETRI DI PERAIRAN UTARA JAWA PERIODE 2004-2023 (25dos541)

SUKMA, INDI DIVANIA (2025) ANALISIS FLUKTUASI MUKA AIR LAUT MENGGUNAKAN DATA SATELIT ALTIMETRI DI PERAIRAN UTARA JAWA PERIODE 2004-2023 (25dos541). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of indi DIvania sukmaa 25dos541 FULL.pdf] Text
indi DIvania sukmaa 25dos541 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Laut Jawa merupakan bagian dari Laut Utara Pulau Jawa yang memiliki
karakteristik oseanografi unik karena pengaruh pasang surut, arus musiman, serta
fenomena iklim regional seperti (El Nino-Southern Oscillation) ENSO dan
(Indian Ocean Dipole) IOD. Perairan ini termasuk wilayah pesisir yang rentan
terhadap perubahan muka air laut, terutama akibat perubahan iklim global dan
aktivitas manusia seperti pengambilan air tanah berlebihan. Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis fluktuasi muka air laut (Sea Surface Height/SSH) di
tiga lokasi utama, yaitu Jakarta, Semarang, dan Situbondo, selama periode 2004
2023 menggunakan data satelit altimetri multimisi (Jason-1, Jason-2, Jason-3, dan
Sentinel-6 Michael Freilich) dengan resolusi spasial 0,125° dari Copernicus
Marine Environment Monitoring Service (CMEMS). Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Data SSH harian diolah
menggunakan perangkat lunak OpenGrADS, Ocean Data View, dan Microsoft
Excel untuk menghasilkan grafik fluktuasi dan tren linier Sea Level Rise (SLR).
Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga lokasi mengalami tren kenaikan muka
laut: Semarang sebesar ±4,9 mm/tahun, Situbondo ±4,8 mm/tahun, dan Jakarta
±4,6 mm/tahun. Sebagai pembanding regional, Pattaya (Thailand) menunjukkan
kenaikan ±3,7 mm/tahun. Perbedaan tren ini mencerminkan pengaruh faktor
oseanografi lokal serta kondisi geoteknik wilayah. Penelitian ini menunjukkan
bahwa wilayah perairan Utara Jawa lebih rentan terhadap dampak Sea Level Rise
dibandingkan kawasan Asia Tenggara lainnya. Temuan ini mendukung proyeksi
(Intergorvernmental Panel on Climate Change) IPCC (2021) bahwa Asia
Tenggara akan mengalami kenaikan muka laut di atas rata-rata global. Oleh
karena itu, pemantauan fluktuasi muka laut secara spasial-temporal menggunakan
satelit altimetri sangat penting untuk mendukung strategi mitigasi dan adaptasi
perubahan iklim di wilayah pesisir Indonesia.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Laut Utara Jawa, Sea Surface Height, Satelit Altimetri, Sea Level Rise, OpenGrADS
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 03 Mar 2026 02:21
Last Modified: 03 Mar 2026 02:21
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46356

Actions (login required)

View Item View Item