HAKIM, HILLMUNA (2025) ANALISIS SPASIAL DAERAH TANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) DI PERAIRAN SAYUNG KABUPATEN DEMAK (25dsa529). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Hillmuna Hakim 25dsa529 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekonomi yang
penting di sektor perikanan Indonesia serta mendukung penghidupan nelayan.
Salah satu permasalahan yang dihadapi dalam upaya optimalisasi penangkapan
rajungan adalah terbatasnya data dan informasi terkait potensi daerah penangkapan
rajungan. Informasi mengenai daerah tangkapan rajungan di perairan Sayung masih
sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi perairan dan
membuat peta informasi daerah tangkapan rajungan di perairan Sayung, Kabupaten
Demak. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2023 dan Mei 2025. Metode
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Lokasi
perekaman kajian yaitu di Perairan Desa Bedono Kecamatan Sayung, Kabupaten
Demak. Data yang diambil pada penelitian ini berupa koordinat titik penangkapan
rajungan bersama nelayan yang ditentukan menggunakan GPS dan pengukuran
parameter fisika kimia kualitas air dan data hasil tangkapan. Data kualitas air yang
didapat kemudian diolah menjadi bentuk peta dengan metode interpolasi pada
aplikasi ArcMap 10.8. Penelitian ini mengumpulkan data koordinat penangkapan
rajungan dan parameter kualitas perairan seperti suhu, kedalaman, salinitas, pH,
DO, dan sedimen di perairan laut Kecamatan Sayung. Hasilnya pada penelitian
2023 menunjukkan suhu berkisar antara 29-32°C, kedalaman 2–13 meter, pH 8,5
8,7, DO 6,42-6,45 mg/l, dan salinitas 32,8-33,1 ppt. Hasil pada penelitian 2025
menunjukkan suhu berkisar antara 30,56-30,69°C, kedalaman 3,8-12,1 meter, pH
8,5-8,64, DO 6,44-6,55 mg/l, dan salinitas 31,53-31,69 ppt. Ukuran rajungan pada
penelitian 2023 bervariasi, dengan rajungan terbesar berukuran panjang 7,1 cm dan
lebar 15,54 cm, sedangkan terkecil berukuran panjang 5,2 cm dan lebar 11,2 cm.
Lebar rajungan pada penelitian 2025 bervariasi, pada ukuran 114-124 mm, terdapat
frekuensi tertinggi dengan 18 individu jantan dan 14 individu betina, menandakan
ukuran tersebut banyak dijumpai pada kedua jenis kelamin. Sedimen didominasi
oleh tekstur lumpur, dengan persentase tertinggi 84%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kualitas Air, Perairan Sayung, Peta Tangkapan, Rajungan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 01:18 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 01:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46332 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
