ADELIA SIANTURI, INDIRA BINTANG DEVANI (2025) UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA FORMULASI SABUN BATANG MENGGUNAKAN EKSTRAK MIKROALGA Haematococcus pluvialis (25dt524). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Indira Bintang Devani Adelia Sianturi 25dt524 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Mikroalga Haematococcus pluvialis merupakan salah satu bahan yang
berpotensi sebagai sumber antioksidan, karena mengandung astaxanthin.
Astaxanthin merupakan bahan aktif dari ekstrak mikroalga Haematococcus
pluvialis yang berpotensi sebagai antioksidan. Sabun batang adalah produk
perawatan kulit yang digunakan pada saat mandi yang berperan dalam
meningkatkan fungsi perlindungan kulit dari kerusakan akibat radikal bebas.
Ketersediaan bahan baku mikroalga yang melimpah, maka penelitian untuk
mengetahui potensi sumber antioksidan dari mikroalga Haematococcus pluvialis
serta formulasinya sebagai ingredient sabun batang penting untuk dilakukan.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak mikroalga
Haematococcus pluvialis terhadap antioksidan sabun batang dan formulasi terbaik
dari penambahan ekstrak mikroalga dengan konsentrasi yang berbeda. Metode
penelitian yang digunakan yaitu experimental laboratories dengan rancangan
percobaan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) tiga kali pengulangan.
Perlakuan yang digunakan yaitu penambahan ekstrak mikroalga Haematococcus
pluvialis dengan konsentrasi 0%, 0,1%, 0,5%, dan 1%. Parameter uji yang
dilakukan adalah uji antioksidan DPPH, stabilitas busa, kadar air, uji pH, uji iritasi
dan uji hedonik. Data parametrik dianalisis menggunakan uji ANOVA (P<µ<0,05)
dan uji Beda Nyata Jujur (BNJ), sedangkan data non parametrik dianalisis
menggunakan Kruskall Wallis (P<0,05) dan dilanjutkan dengan Man-Whitney test.
Hasil terbaik dari keseluruhan pengujian yaitu pada sabun batang dengan perlakuan
1% dengan rata-rata nilai antioksidan 29,87%; nilai kadar air 10,87%; nilai pH
10,57; nilai stabilitas busa 75,93%; nilai hedonik 7,46<µ<7,80 serta tidak adanya
efek samping yang ditimbulkan akibat iritasi pada kulit. Sabun batang dengan
perlakuan K, SB1, SB2, SB3 telah memenuhi standar SNI No. 3532-2016 tentang
syarat mutu sediaan sabun padat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Haematococcus pluvialis, sabun batang, astaxanthin, antioksidan, DPPH. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 07:07 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 07:07 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46310 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
