Afrilisa, Vita and Maesaroh, Maesaroh (2026) ANALISIS BEST PRACTICE PENGEMBANGAN DESA WISATA LEREP KECAMATAN UNGARAN BARAT KABUPATEN SEMARANG. Undergraduate thesis, FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (565kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (916kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (710kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (942kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (262kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (245kB) |
|
|
Text
Vita Afrilisa_14020122140136_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pembangunan desa merupakan bagian strategis dalam mewujudkan kesejahteraan
masyarakat dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya
dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi lokal, salah satunya
melalui pengembangan desa wisata. Desa Wisata Lerep, Kecamatan Ungaran Barat,
Kabupaten Semarang, merupakan desa wisata yang berhasil masuk klasifikasi desa
wisata maju dan meraih berbagai penghargaan di tingkat daerah hingga nasional.
Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik terbaik (best practice) pengembangan
Desa Wisata Lerep serta faktor pendukung pengembangan kepariwisataan.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi.
Analisis penelitian mengacu pada konsep best practice menurut Prasojo yang
meliputi dampak, kemitraan, keberlanjutan, kepemimpinan, dan transferabilitas,
serta faktor pendukung pariwisata menurut Cooper yaitu atraksi, aksesibilitas,
amenitas, dan layanan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pengembangan Desa Wisata Lerep telah memenuhi kriteria best practice melalui
dampak ekonomi dan sosial, kemitraan internal dan eksternal, inovasi
berkelanjutan, kepemimpinan visioner, serta kegiatan transfer pengetahuan kepada
daerah lain. Faktor pendukung kepariwisataan meliputi keragaman produk wisata,
kemudahan akses, ketersediaan fasilitas pendukung, dan pelayanan wisata yang
dikelola secara profesional, meskipun masih terdapat permasalahan pada
optimalisasi peran Pokdarwis di tingkat dusun. Sebagai saran diperlukan adanya
penguatan kelembagaan Pokdarwis di tingkat dusun serta penyusunan dokumen
pengelolaan desa wisata sebagai pedoman pengembangan dan referensi bagi desa
wisata lain.
Kata Kunci: Best Practice, Pengembangan, Desa wisata, Kepariwisataan.
76. Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:50 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46301 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
