SARI, ASIH PURNAMA (2025) PENGARUH DOSIS PUPUK VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TERIPANG PASIR (Holothuria scabra) PADA BUDIDAYA TERINTEGRASI DENGAN RUMPUT LAUT (Caulerpa racemosa) (25da518). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Asih Purnama Sari 25da518 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Holothuria scabra merupakan hewan laut yang hidup di dasar perairan
dan deposit feeder. H. scabra memiliki nilai ekonomis yang tinggi, namun
ketersediaan di alam semakin menurun karena pemenuhan kebutuhan akan
H.scabra masih mengandalkan hasil tangakapan dari alam, sehingga budidaya H.
scabra merupakan solusi untuk menangani ketersediaan yang semakin menurun. H.
scabra juga dapat dibudidayakan terintegrasi dengan Caulerpa racemosa. Hal ini
dikarenakan C. racemosa memiliki peran penting dalam ekosistem laut yaitu
berfungsi sebagai penyedia oksigen melalui fotosintesis dan sebagai tempat
berlindung bagi berbagai spesies ikan dan organisme laut lainnya. Kelayakan
lokasi untuk budidaya yang baik bagi H. scabra dan C. racemosa meliputi substrat
kaya akan bahan organik. Salah satu hal yang dapat dilakukan untuk
meningkatkan bahan organik pada substrat adalah dengan menambahkan pupuk
vermikompos. Vermikompos mengandung zat pengatur tumbuh seperti
giberellin, sitokinin dan auxin, serta unsur hara N, P, K, Mg dan Ca.
Vermikompos juga mengandung mikroorganisme seperti Bacillus spp.,
Methylobacter, Sphingomonas, Chryseolinea yang berperan dalam proses
penguraian bahan organik. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif
deskriptif serta eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap 3 perlakuan dan 1
kontrol dengan 3 ulangan menggunakan akuarium ukuran 40cm × 30cm × 30cm
sebanyak 12. Dalam penelitian ini dosis pupuk vermikompos yang digunakan
sebagai sumber nutrisi mendukung pertumbuhan H. scabra dan C. racemosa ialah
30 g, 36 g, dan 42 g. Dosis pupuk vermikompos yang menghasilkan pertumbuhan
tertinggi H. scabra adalah 30 g dengan laju pertumbuhan spesifik sebesar
2,33±0.53%/hari. Sedangkan dosis pupuk vermikompos yang menghasilkan
pertumbuhan tertinggi C. racemosa ialah 36 g dengan hasil 5,63±0,71%/hari.
Pemberian pupuk dengan dosis yang terlalu tinggi menyebabkan eutrofikasi yang
menyebabkan ledakan pertumbuhan lumut dan mengakibatkan pertumbuhan H.
scabra dan C. racemosa tidak optimal.Kelulushidupan H. scabra yang diperoleh
sebesar 100%.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | C. racemosa, Laju Pertumbuhan Spesifik,Kelulushidupan, H. scabra,Vermikompos |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 06:45 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 06:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46299 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
