-, Istikomah and Fawzia Putri, Namira (2026) PERANCANGAN INSINERATOR DENGAN ALAT PENGENDALI EMISI UNTUK MENGELOLA SAMPAH HASIL LANDFILL MINING DI TPA JATIBARANG, KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text
Repository Tugas Akhir_Istikomah-Namira FP.pdf Download (680kB) |
Abstract
ABSTRAK
TPA Jatibarang Kota Semarang telah mengalami overload untuk menampung sampah. Kondisi ini dapat menimbulkan dampak negatif pada segala aspek baik dampak ke masyarakat dari segi kesehatan maupun lingkungan. Dengan adanya kondisi tersebut dan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025
tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan, Kota Semarang akan melakukan pembangunan PSEL. Berdasarkan peraturan tersebut maka sampah segar di Kota Semarang telah teratasi dengan adanya PSEL, sedangkan di TPA memiliki dua zona pasif yang juga memiliki timbunan sampah lama dalam jumlah yang besar. Sampah lama tersebut membutuhkan teknologi termal untuk mengelola secara efektif dan efisien. Teknologi yang tepat digunakan yaitu insinerator yang dilengkapi dengan alat pengendali udara berupa wet scrubber. Pada perancangan ini akan dibuat dua rangkaian alat yang identik untuk mengantisipasi input sampah yang dimining kecil sehingga hanya perlu menggunakan satu rangkaian alat saja. Insinerator yang dirancang tipe grate yang memiliki kapasitas 280,87 ton/ hari dengan waktu operasional 24 jam dan 335 hari dalam setahun. Dari identifikasi emisi yang dihasilkan terdapat 4 parameter yang melebihi baku mutu yaitu SO₂,
CO, NO₂, dan TSP. Baku mutu yang digunakan yaitu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Emisi Usaha dan/atau Kegiatan Pengolahan Sampah Termal. Berdasarkan emisi yang
dihasilkan maka alat pengendali terpilih yaitu wet scrubber dengan tipe packed tower dan jenis packing rischig rings untuk dapat meremoval gas buang dan partikulat yang dihasilkan. Hasil emisi setelah adanya wet scrubber telah memenuhi
baku mutu yaitu CO sebesar 317,88 mg/m³, SO₂ sebesar 12,74 mg/m³, NO₂ sebesar 440,22 mg/m³, dan TSP sebesar 101,42 mg/m³. Hasil ini menunjukan bahwa perancangan alat yang dibuat telah menyelesaikan masalah terkait pengelolaan
sampah teknologi termal secara efektif dan tetap ramah lingkungan dengan dilengkapi alat pengendali emisi. Pada rangkaian alat ini juga digunakan economizer untuk menurunkan suhu dari outlet insinerator sebesar 988,34°C
menjadi 600°C.
Kata kunci: sampah, landfill mining, insinerator, wet scrubber
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 05:14 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 05:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46287 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
