Search for collections on Undip Repository

KARAKTERISASI DAN SENSITIVITAS BAKTERI Vibrio TERHADAP ANTIBIOTIK ERITROMISIN DAN TETRASIKLIN DARI MEDIA BUDIDAYA UDANG INTENSIF DI KABUPATEN KENDAL (25da517)

FAUZYA, FIRDA (2025) KARAKTERISASI DAN SENSITIVITAS BAKTERI Vibrio TERHADAP ANTIBIOTIK ERITROMISIN DAN TETRASIKLIN DARI MEDIA BUDIDAYA UDANG INTENSIF DI KABUPATEN KENDAL (25da517). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Firda Fauzya 25da517 FULL.pdf] Text
Firda Fauzya 25da517 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Budidaya udang vaname di Indonesia telah banyak dilakukan menggunakan
sistem intensif. Pada prakteknya di lapangan, budidaya intensif menemui banyak
permasalahan seperti serangan penyakit akibat infeksi yang kebanyakan disebabkan
oleh bakteri Vibrio sp.. Serangan bakteri Vibrio bisa menyebabkan kematian pada
udang hingga 100%. Tingginya penggunaan antibiotik oleh pembudidaya untuk
mengatasi vibriosis menimbulkan adanya kasus resistensi antbiotik. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui jenis bakteri Vibrio resisten dari tambak intensif di
Kabupaten Kendal terhadap antibiotik eritromisin dan tetrasiklin serta
karakteristiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplorasi konfirmatori.
Hasil perhitungan jumlah koloni menunjukkan koloni Vibrio berkisar 5,8×104
1,82×107 CFU/mL dengan 2 isolat memiliki jumlah koloni kurang dari 25 koloni
(TSUD). Sedangkan jumlah koloni bakteri umum lebih tinggi, yaitu 4,2×107 -
2,95×108 CFU/mL. Sebanyak lima dari sebelas isolat yang berhasil diisolasi
menunjukkan morfologi koloni berbentuk bulat dengan warna hijau-kuning khas
koloni Vibrio, tekstur halus, tepi rata, serta elevasi convex dan umbonate.
Berdasarkan hasil kerakterisasi biokimia, ke lima isolat diidentifikasi sebagai
Vibrio alginolyticus. Uji sensitivitas menunjukkan bahwa mayoritas isolat sensitif
terhadap tetrasiklin, namun resisten terhadap eritromisin. Pola resistensi ini
menunjukkan adanya potensi ancaman resistensi antibiotik pada bakteri patogen
lingkungan yang dapat memengaruhi upaya pengendalian penyakit pada sektor
perikanan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan lingkungan
perairan yang lebih baik serta pemilihan terapi bahan alami sebagai pengganti
antibiotik untuk infeksi akibat Vibrio alginolyticus pada masa depan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: eritromisin, resistensi antibiotik, tetrasiklin, udang vaname, Vibrio
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquaculture
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 02 Mar 2026 06:35
Last Modified: 02 Mar 2026 06:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46286

Actions (login required)

View Item View Item