BINTARAWATI, WINDY AMALIA (2025) PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES PADA UNIT PENGOLAHAN BANDENG ISI DI KOTA SEMARANG DAN PENETAPAN PRIORITAS PERBAIKANNYA MENGGUNAKAN METODE TAGUCHI (25dt515). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Windy Amalia Bintarawati 25dt515 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Provinsi Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia dengan
jumlah usaha mikro kecil (UMK) yang banyak di Indonesia. dan Kota Semarang,
ibukota Provinsi Jawa Tengah dikenal sebagai pusat produksi bandeng isi yang
menjadi ikon kuliner lokal. Namun, banyaknya jumlah produsen bandeng isi
dengan skala usaha mikro dan kecil tersebut menghadirkan tantangan dalam
menjaga konsistensi mutu dan keamanan pangan. Penerapan Good Manufacturing
Practices (GMP) merupakan aspek dasar dalam menjaga mutu dan keamanan
produk. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan GMP pada unit
pengolahan bandeng isi di Kota Semarang, mengidentifikasi akar penyebab
ketidaksesuaian, serta menetapkan prioritas perbaikannya dengan mengadopsi
metode Taguchi. Penelitian dilakukan di 17 UMK dengan metode survei deskriptif
kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi menggunakan instrumen
dari Permen KP No. 17 Tahun 2019. Hasilnya menunjukkan bahwa 40% UMK
sudah menerapkan GMP dan sebagian besar 60% UMK berada pada kategori
penerapan GMP “D” (tidak cukup). Faktor utama yang menyebabkan
ketidaksesuaian meliputi rendahnya komitmen manajemen, keterbatasan fasilitas,
pengendalian hama yang tidak optimal, serta rendahnya kesadaran terhadap
kebersihan dan kesehatan karyawan. Melalui pendekatan hasil analisis dengan
fishbone diagram dan diagram analisis pareto, lima aspek dominan penyebab
ketidaksesuaian berhasil diidentifikasi antara lain, yaitu: bahan kimia dan bahan
berbahaya,
lingkungan,
pengendalian binatang pengganggu, komitmen
manajemen, serta kebersihan dan kesehatan karyawan. Analisis lanjutan dengan
mengadopsi metode Taguchi digunakan untuk menunjukkan bahwa prioritas
perbaikan yang paling signifikan dan efisien terhadap variabilitas mutu. Saran
prioritas perbaikan yang diperoleh yaitu perbaikan atas komitmen manajemen,
pakaian dan kebersihan karyawan, dan pengendalian binatang pengganggu.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | bandeng isi, good manufacturing practices, keamanan pangan, Kota Semarang, Taguchi |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 06:35 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 06:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46108 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
