Search for collections on Undip Repository

Perbedaan Kadar Docosahexaeonic Acid (DHA) pada Kehamilan Normotensi dan Preeklampsia

Mulyani, Aulia Rizqi and Hafiz, Alini (2026) Perbedaan Kadar Docosahexaeonic Acid (DHA) pada Kehamilan Normotensi dan Preeklampsia. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK TESIS AULIA] Text (ABSTRAK TESIS AULIA)
ABSTRAK TESIS AULIA.pdf

Download (71kB)

Abstract

PENDAHULUAN: Stres oksidatif dan disfungsi endotel berperan penting dalam patogenesis preeklampsia. Stres oksidatif terjadi karena ketidakseimbangan antara prooksidan dan antioksidan. DHA memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang dapat membantu mengurangi stres oksidatif, meningkatkan fungsi endotel, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin. Saat ini belum ada konsensus atau penetapan nilai ambang batas (cut-off) kadar DHA yang dapat digunakan secara klinis untuk prediksi atau skrining preeklampsia.

TUJUAN: Mengetahui perbedaan kadar DHA pada kehamilan normotensi dan preeklampsia.

METODE: Penelitian cross sectional di RSUP dr. Kariadi Semarang dan RS Jejaring melibatkan 44 ibu hamil preeklampsia dan 44 ibu hamil normotensi. Evaluasi dilakukan terhadap kadar DHA serum. Analisis dilakukan menggunakan uji Independent T-test, Mann Whitney U, Chi-square, Fisher exact dan regresi logistik biner metode backward dengan hasil signifikan p<0,05

HASIL: Kadar DHA secara signifikan lebih rendah didapatkan pada ibu preeklampsia dibandingkan ibu normotensi (105,59 ± 47,04 vs 187,38 ± 203,04; p<0,001). Ibu hamil dengan kadar DHA <102,35 µg/L memiliki risiko 2,30x (PR 2,30; CI95% 1,47 – 3,59) lebih tinggi untuk mengalami preeklampsia dibandingkan ibu hamil dengan kadar DHA > 102,35 µg/mL. Kadar DHA <102.35 µg/mL memiliki sensitivitas 63,64%, spesifisitas 77,27%, positive likelihood ratio 2,80, negative likelihood ratio 0,47, positive predictive value 73,68%, negative predictive value 68,00 % dan akurasi 70,45% dalam menentukan kejadian preeklampsia. Berat badan (p=0,014), indeks massa tubuh (p=0,002), tingkat pendidikan (p=0,011), riwayat preeklampsia (p<0,001) dan riwayat penyakit jantung (p<0,001) menjadi faktor risiko kejadian preeklampsia.

SIMPULAN: Terdapat perbedaan kadar DHA antara kehamilan normotensi dan preeklampsia.

Kata kunci: docosahexaenoic acid, preeklampsia, prediktor

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: docosahexaenoic acid, preeklampsia, prediktor Kata kunci: docosahexaenoic acid, preeklampsia, prediktor
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 26 Feb 2026 07:15
Last Modified: 26 Feb 2026 07:15
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46106

Actions (login required)

View Item View Item