Search for collections on Undip Repository

TATALAKSANA BENDA ASING DI REKTUM PADA PRIA DEWASA : CASE REPORT AND LITERATURE REVIEW

Saputro, Addy and Prasetyo, Sigit Adi and Nugrahadi, Dimas Erlangga (2026) TATALAKSANA BENDA ASING DI REKTUM PADA PRIA DEWASA : CASE REPORT AND LITERATURE REVIEW. Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.

[thumbnail of ADDY SAPUTRO -  22040122320006 - TESIS - ABSTRAK] Text (ADDY SAPUTRO - 22040122320006 - TESIS - ABSTRAK)
ADDY SAPUTRO - 22040122320006 - TESIS - ABSTRAK.pdf

Download (99kB)

Abstract

Pendahuluan: Benda asing pada rektum yang dimasukkan melalui anus dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Hal ini sering terkait dengan perilaku penyimpangan seksual. Data National Electronic Injury Surveillance System (2012-2021), diperkirakan ada 885 kasus di Amerika Serikat. Sebagian besar dialami oleh laki-laki (6 : 1) dengan usia rata-rata 44 tahun. Penanganan benda asing di rektum yang tertahan memerlukan pendekatan individual berdasarkan ukuran, bentuk, sifat, lokasi benda asing, dan komplikasi. Meskipun prinsip-prinsip penatalaksanaan umum telah ada, masih sedikit literatur yang merinci kompleksitas biomekanik dan patofisiologi spesifik dari kasus-kasus yang melibatkan dua benda asing berukuran besar dengan material yang berbeda.
Tujuan Penelitian: Menguraikan presentasi klinis, prosedur diagnosis dan manajemen penanganan dan meninjau literatur untuk memberikan perspektif terkini.
Metode: Pasien dengan benda asing di rektum yang tertahan didiagnosis dan dilakukan penatalaksanaan di RS. Kariadi. Informasi mengenai benda asing, presentasi klinis dan penunjang, manajemen ekstraksi, dan hasil didokumentasikan. Kami meninjau kembali rekam medik pada pasien ini. Kemudian data tersebut dibandingkan dengan penelitian-penelitian yang sudah ada sebelumnya.
Kasus: Seorang pria berusia 60 tahun datang dengan riwayat nyeri rektum selama tiga hari setelah memasukkan botol plastik (18 cm x 7 cm) dan dildo silikon (20 cm x 6 cm) ke dalam rektumnya. Tatalaksana awal ekstraksi manual gagal. Pasien kemudian ditangani dengan anestesi umum dan ekstraksi kolonoskopi berhasil. Dengan menggunakan aligator jaw grasper bergigi 10 mm, bersamaan dengan kompresi abdomen eksternal yang tersinkronisasi, terbukti penting untuk mengambil kedua benda tersebut secara berurutan. Total waktu prosedur adalah 60 menit, dan pasien dipulangkan setelah dirawat di rumah sakit selama 3 hari tanpa komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang.
Kesimpulan: Kasus ini memberikan validasi kuat untuk tatalaksana ekstraksi kolonoskopi sebagai teknik invasif minimal yang aman, efektif, dan definitif untuk benda asing di rektum kompleks dan letak tinggi ketika metode manual gagal. Kasus ini menyoroti peran penting anestesi umum untuk mencapai relaksasi dasar panggul yang sempurna dan keunggulan biomekanik alat bantu pengambilan yang spesifik. Keberhasilan ini menggarisbawahi nilai algoritma manajemen sistematis dan bertahap yang mengutamakan keselamatan pasien dan meminimalkan kebutuhan intervensi bedah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Benda asing, Rektum, Kolonoskopi, Ekstraksi endoskopi
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 26 Feb 2026 07:14
Last Modified: 26 Feb 2026 07:14
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46085

Actions (login required)

View Item View Item