Search for collections on Undip Repository

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS BEREDARNYA OBAT-OBATAN PALSU YANG DILAKUKAN PEDAGANG BESAR FARMASI. _Dagang 2021

NURINA, SALSABILA and Prananingtyas, Paramita and Lestari, Sartika Nanda (2021) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS BEREDARNYA OBAT-OBATAN PALSU YANG DILAKUKAN PEDAGANG BESAR FARMASI. _Dagang 2021. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Salsabila Nurina - cover.pdf] Text
Salsabila Nurina - cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (317kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - abstrak.pdf] Text
Salsabila Nurina - abstrak.pdf

Download (4kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - bab 1.pdf] Text
Salsabila Nurina - bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (90kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - bab 2.pdf] Text
Salsabila Nurina - bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (199kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - bab 3.pdf] Text
Salsabila Nurina - bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - bab 4.pdf] Text
Salsabila Nurina - bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (210kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - bab 5.pdf] Text
Salsabila Nurina - bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10kB)
[thumbnail of Salsabila Nurina - dapus.pdf] Text
Salsabila Nurina - dapus.pdf

Download (153kB)

Abstract

Perlindungan konsumen adalah jaminan bahwa konsumen harus
memperoleh setiap produk yang disediakan oleh pelaku usaha. Konsumen obat-obatan merupakan kategori konsumen kesehatan. Konsumen memiliki hak untuk mengetahui segala informasi mengenai obat yang diberikan. Konsumen tidak memiliki pengetahuan untuk membedakan obat asli dan obat palsu. Pemalsuan obat dapat dilakukan pelaku usaha seperti Pedagang Besar Farmasi (PBF).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap konsumen atas beredarnya obat-obatan palsu dan tanggung jawab pemerintah dan pelaku usaha atas beredarnya obat-obatan palsu. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan penelitian kepustakaan. Bahan yang digunakan penelitian ini menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap
konsumen obat diatur dalam UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen. Pemerintah melalui BPOM dan PBF sebagai pelaku usaha bertanggung jawab atas konsumen yang dirugikan akibat mengkonsumsi obat palsu. Namun, UU Kesehatan dan UU Perlindungan Konsumen belum cukup untuk memberikan
perlindungan hukum terhadap konsumen obat palsu sehingga diperlukan adanya Undang-Undang yang mengatur tentang obat palsu di Indonesia.
Kata Kunci : Perlindungan Konsumen, Obat Palsu, Pedagang Besar Farmasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perlindungan Konsumen, Obat Palsu, Pedagang Besar Farmasi
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 25 Feb 2026 07:09
Last Modified: 25 Feb 2026 07:09
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/46009

Actions (login required)

View Item View Item