Search for collections on Undip Repository

Histomorfometri Hepar Itik Peking (Anas platyrhynchos) Setelah Pemberian Aditif Pakan Tepung Spirulina (Spirulina sp.).

Budiwardani, Dwinanda (2024) Histomorfometri Hepar Itik Peking (Anas platyrhynchos) Setelah Pemberian Aditif Pakan Tepung Spirulina (Spirulina sp.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Dwinanda.zip] Archive
Dwinanda.zip
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (157kB)
[thumbnail of 2. HALAM PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAM PENGESAHAN.pdf

Download (380kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (155kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (153kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (234kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (266kB)

Abstract

Pemberian pakan standar dalam mendukung dan meningkatkan pertumbuhan,
produktivitas, kesehatan, dan daya cerna hewan ternak masih perlu mendapatkan
aditif pakan, salah satunya aditif pakan alami tepung spirulina. Tepung spirulina
merupakan aditif pakan alami yang dipilih karena mengandung senyawa bioaktif,
tidak memiliki efek samping, dan pengganti antiobitik bagi hewan ternak, sehingga
yang mampu meningkatkan pertumbuhan, produktivitas, kesehatan, dan daya cerna
itik peking. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian
aditif pakan tepung spirulina terhadap histomorfometri hepar itik peking. Penelitian
ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 jenis perlakuan
konsentrasi tepung spirulina (0%, 2,5%, 5%, 7,5%, dan 10%) dan 5 ulangan dengan
masing-masing ulangan terdapat 5 ekor itik. Adapun kelompok perlakuan antara
lain P0, P1, P2, P3, dan P4. Variabel pengukuran antara lain bobot hepar, indeks
hepatosomatik, diameter hepatosit dan vena sentralis, dan lebar sinusoid. Data yang
diperoleh dianalisis dengan uji Analysis of Variance (ANOVA) dengan taraf
kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian aditif pakan
tepung spirulina tidak berpengaruh terhadap bobot hepar, indeks hepatosomatik,
diameter hepatosit, diameter vena sentralis, dan lebar sinusoid. Kesimpulan
penelitian ini adalah pemberian aditif pakan tepung spirulina (Spirulina sp.)
berpotensi mempertahankan histomorfometri organ hepar itik peking.
Kata kunci : sinusoid, hepatosit, indeks hepatosomatik, antioksidan, sel binukleat

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 25 Feb 2026 05:05
Last Modified: 25 Feb 2026 05:05
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45986

Actions (login required)

View Item View Item