AMALIA, Dwi Endah Ni'matul (2024) Metode Ablasi Laser Pulsa Nd:YAG 1064 nm untuk Sintesis Koloid Nanopartikel Zirkonium Dioksida dalam Berbagai Media Cair sebagai Antibakteri. Masters thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.
|
Text
1. COVER.pdf Download (77kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (146kB) |
|
|
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf Download (83kB) |
|
|
Text
5. ABSTRAK.pdf Download (30kB) |
|
|
Text
6. ABSTRACT.pdf Download (47kB) |
|
|
Text
7. DAFTAR ISI.pdf Download (38kB) |
|
|
Text
12. BAB I.pdf Download (58kB) |
|
|
Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (173kB) |
Abstract
Permasalahan antibiotik resistan bakteri dipelajari untuk mengembangkan agen
baru yang dapat menghambat aktivitas bakteri. Penelitian terkini telah melaporkan
bahwa nanopartikel berpotensi untuk diaplikasikan sebagai antibakteri. Namun,
masih kurangnya penelitian yang dilakukan dalam memperoleh nanopartikel yang
stabil. Selain itu, penelitian juga dilakukan untuk mengetahui dampak penggunaan
media cair yang ramah lingkungan agar ukurannya tetap kecil. Dalam penelitian
ini, nanopartikel koloid zirkonium dioksida (ZrO2) telah berhasil disintesis
menggunakan metode pulse laser ablation in liquid. Laser yang digunakan berupa
Nd:YAG dengan panjang gelombang 1064 nm. Laser mengablasi permukaan pelat
logam zirkonium dalam media cair berbeda, yaitu air deionisasi, etilen diamina, dan
larutan kitosan. Pembentukan koloid nanopartikel ZrO2 ditandai dengan perubahan
warna dari transparan menjadi putih keruh. Media cair yang digunakan berpengaruh
terhadap karakteristik nanopartikel ZrO2 yang terbentuk dan kemampuannya
sebagai antibakteri. Citra scanning electron microscope dari koloid nanopartikel
ZrO2 dalam air deionisasi, etilen diamina, dan larutan kitosan menghasilkan bentuk
sferis dengan ukuran diameter masing-masing sekitar 24,33 nm, 19,76 nm, dan
15,05 nm. Efek antibakteri koloid nanopartikel ZrO2 terhadap bakteri E. coli dinilai
dengan mengukur diameter of inhibition zone sebesar 6,40 mm untuk air deionisasi,
7,15 mm untuk etilen diamina, dan 8,10 mm larutan kitosan. Koloid nanopartikel
ZrO2 dalam larutan kitosan memiliki ukuran lebih kecil dan efek antibakteri lebih
besar dibandingkan dalam media lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, ukuran
nanopartikel yang semakin kecil memiliki kemampuan yang lebih besar dalam
menghambat aktivitas bakteri E. coli.
Kata Kunci: Koloid nanopartikel ZrO2, pulse laser ablation in liquid, antibakteri,
E. coli
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Master Program in Physics |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 04:03 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 04:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45947 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
