SOEGIANTO, NAOMY and Saptono, Hendro and Sarono, Agus (2021) TINJAUAN YURIDIS TERHADAP KEBIJAKAN YOUTUBE TERBARU TAHUN 2019 DALAM MEMINIMALISIR ADANYA PLAGIARISME SUATU KARYA HAK CIPTA BERDASARKAN UNDANG UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014. _Dagang 2021. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - abstrak.pdf Download (162kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (283kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (446kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (93kB) |
|
|
Text
NAOMY SOEGIANTO - dapus.pdf Download (187kB) |
Abstract
Perkembangan internet saat ini berkembang dengan sangat pesat sesuai dengan situasi perkembangan media sosial saat ini. Salah satu wujudnya merupakan situs YouTube, dimana dalam YouTube tidak hanya memperoleh hiburan, seorang pula bisa memperoleh penghasilan lewat YouTube. Tetapi dalam bisnis YouTube ada pergantian ketentuan yang diakibatkan maraknya aktor buruk
semacam “spammer serta plagiat”, perubahan tersebut mengenai klasifikasi untuk video-video yang hendak dipasangkan iklan dari google disebabkan maraknya aktor buruk yang beredar di YouTube ialah wajib mempunyai 4.000 jam tayang serta mempunyai 1.000 subscribers dalam jangka waktu 30 hari sepanjang 12 bulan terakhir.
Permasalahan yang jadi dasar penelitian ini merupakan bentuk plagiarisme serta akibat yang ditimbulkan dari terdapatnya kebijakan baru untuk YouTube, metode yang dipergunakan oleh pihak YouTube dalam menuntaskan permasalahan plagiarisme, dan efek ekonomi serta efek hukum yang mencuat sehabis terdapatnya pembaharuan kebijakan YouTube 2019. Metode pendekatan
yang yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini merupakan yuridis normatif. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis dengan mengumpulkan data sekunder.
Bersumber pada hasil penelitian yang sudah dilakukan bisa diambil
kesimpulan kalau perubahan ketentuan yang dikeluarkan oleh Google khususnya untuk YouTube bertujuan untuk memperbaiki kelemahan sistem Adsense yang menimbulkan mudahnya terjalin pelanggaran pada Adsense YouTube yang berujung pada kerugian. Perubahan ketentuan tersebut bertujuan untuk menegakkan adanya prinsip keadilan untuk para pihak yang ikut serta supaya terbebas dari akibat kerugian akibat pelanggaran-pelanggaran yang terjalin sebab lemahnya sistem Adsense. Dengan dikeluarkannya ketentuan baru dalam monetisasi video yang dimana saat ini menjadi 4.000 jam tayang serta 1.000 subscribers, sehingga dengan begitu sistem lebih diperketat sehingga para pelaku pelanggaran ataupun biasa disebut dengan “aktor buruk” akan lebih susah untuk melakukan kejahatan khususnya plagiarisme hak cipta, yang dimana
mempengaruhi terhadap Adsenses YouTube sehingga dalam perihal ini bisa meminimalisir terdapatnya kerugian.
Kata kunci : YouTube, Adsense YouTube, Monetisasi, Hak Cipta
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | YouTube, Adsense YouTube, Monetisasi, Hak Cipta |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 07:47 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 07:47 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45898 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
