Noor, Barra Madini (2024) Stratigrafi Diatom Telaga Balekambang, Dieng untuk Rekonstruksi Perubahan Lingkungan. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
COVER.pdf Download (22kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (160kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_BAHASA INDONESIA.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
ABSTRAK_BAHASA INGGRIS.pdf Download (6kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (19kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (298kB) |
Abstract
Telaga Balekambang merupakan salah satu danau di kawasan Dataran
Tinggi Dieng yang terdampak fenomena penyusutan luas perairan. Oleh karena itu
upaya konservasi berupa perancangan tata kelola lahan perlu dilakukan untuk
menjaga eksistensi ekosistem yang ada didalamnya. Penelitian ini mengkaji
perubahan lingkungan yang terjadi di Telaga Balekambang menggunakan
bioindikasi diatom dalam stratigrafi sedimen. Diatom merupakan mikroalga
(Bacillariophyta) yang digunakan dalam penelitian rekonstruksi perubahan
lingkungan karena memiliki frustula silika anorganik yang mampu membentuk
fosil sehingga dapat terpreservasi di lapisan sedimen. Sampel sedimen dengan
ketebalan 250 cm diambil menggunakan Dissection corer. Setiap 10 cm sampel
dilakukan digesti menggunakan H2O2 dan HCl 10%, dipreparasi menggunakan
perekat Naphrax, dan diamati di bawah mikroskop binokuler perbesaran 1.000 kali.
Delapan puluh enam spesies diatom dari 31 genus ditemukan di Telaga
Balekambang. Nilai indeks keanekaragaman dan kemerataan diatom relatif sedang
hingga tinggi, menunjukan stabilitas ekosistem yang baik, namun terdapat
dominansi Staurosira pinnata pada kedalaman 230 cm yang mengidikasikan status
perairan eutrofik dengan suasana basa. Pengamatan citra satelit Telaga
Balekambang menunjukan kecenderungan penyusutan perairan dari ±5.321 m2
pada tahun 2019 menjadi ±2.100 m2 pada tahun 2022. Hasil clustering menunjukan
4 zona : Zona 1 (250-230 cm) dengan indikasi eutrofik oleh S. pinnata; Zona 2
(220-170 cm) dengan indikasi mesotrofik dan eutrofik oleh Nitzchia palea,
Navicula cryptocephala,dan Cyclotella menighiniana; Zona 3 (160-120 cm);
dengan indikasi eutrofik oleh Staurosira construens; Zona 4 (110-0 cm) dengan
indikasi perairan hypereutrofik oleh kenaikan spesies indikator status eutrofik.
Kata kunci: Telaga Balekambang, Diatom, Rekonstruksi Lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 03:19 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 03:19 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45857 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
