Search for collections on Undip Repository

PERAN NON-GOVERNMENT ORGANIZATION TERHADAP PERLINDUNGAN PEKERJA RUMAHAN BERBASIS PUTTING OUT SYSTEM DI KABUPATEN SEMARANG. _HAN 2019

UTAMI, TRI RAHAYU and Solechan, Solechan and Azhar, Muhamad (2019) PERAN NON-GOVERNMENT ORGANIZATION TERHADAP PERLINDUNGAN PEKERJA RUMAHAN BERBASIS PUTTING OUT SYSTEM DI KABUPATEN SEMARANG. _HAN 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Tri Rahayu Utami-cover.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (274kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-abstrak.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-abstrak.pdf

Download (93kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-bab 1.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-bab 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (186kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-bab 2.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (195kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-bab 3.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (184kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-bab 4.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (722kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-bab 5.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (171kB)
[thumbnail of Tri Rahayu Utami-dapus.pdf] Text
Tri Rahayu Utami-dapus.pdf

Download (176kB)

Abstract

Pekerja Rumahan adalah setiap orang yang bekerja dengan mengerjakan pekerjaannya di tempat lain selain tempat produksi/tempat pemberi kerja, yang menghasilkan barang/jasa sebagaimana ditentukan oleh Pemberi Kerja dengan tujuan untuk mendapatkan upah. Sektor wilayah yang penduduknya bekerja sebagai Pekerja Rumahan saat ini telah tersebar di Indonesia, adapun Kabupaten Semarang merupakan kabupaten dengan jumlah Pekerja Rumahan tertinggi di Jawa Tengah. Namun terdapat berbagai permasalahan yang meliputi para Pekerja Rumahan, diantaranya yaitu Pekerja Rumahan mendapatkan upah rendah dibawah upah minimum, jam kerja panjang, tidak memiliki jaminan sosial, dsb.
Rumusan masalah yang diangkat adalah bagaimana kondisi dan kebijakan mengenai Pekerja Rumahan berbasis Putting out System di Kabupaten Semarang dan bagaimana peran Non-Government Organization terhadap perlindungan Pekerja Rumahan berbasis Putting out System di Kabupaten Semarang.
Metode pendekatan yang digunakan yuridis normatif. Spesifikasi bersifat deskriptif-analitis. Jenis data adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan studi lapangan dengan metode analisis data adalah analisis kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini para Pekerja Rumahan di Kabupaten Semarang masih jauh dari standar upah minimum yang berlaku, serta tidak adanya perlindungan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja, maupun jaminan sosial. Hingga saat ini, belum ada kebijakan lokal maupun nasional yang secara jelas mengarah pada perlindungan dan pemberdayaan Pekerja Rumahan. Hadirnya Non-Government Organization yang berfokus pada Pekerja Rumahan di Kabupaten Semarang kemudian memberikan dampak positif yang signifikan bagi para Pekerja Rumahan, di antaranya yaitu menemukan pekerja rumahan, mengembangkan hubungan dan kepercayaan bagi Pekerja Rumahan, membangun kapasitas para Pekerja Rumahan untuk berorganisasi ke dalam kelompok, membangun solidaritas dan kekuatan negosiasi serta pengawalan dalam hal legalitas para Pekerja Rumahan agar diakui kedudukannya di mata hukum.
Kata kunci : Pekerja Rumahan, Putting out System, Non-Government Organization

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Pekerja Rumahan, Putting out System, Non-Government Organization
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Perpus FH
Date Deposited: 24 Feb 2026 04:13
Last Modified: 13 Mar 2026 06:20
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45830

Actions (login required)

View Item View Item