Destiana, Andhira Ayu (2024) Eksplorasi Rhizopus sp. Lokal Sebagai Penghasil Inhibitor α-Amilase untuk Anti Diabetes. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (182kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN TTD.pdf Download (195kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
10. PENDAHULUAN.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (213kB) |
Abstract
Pengobatan bagi penderita diabetes dilakukan dengan mengontrol kadar
glukosa darah. Inhibitor α-amilase dapat dijadikan sebagai alternatif dalam
mengatasi diabetes melitus dengan cara menghambat kerja enzim α-amilase. Tempe
merupakan pangan fungsional yang berpotensi memiliki senyawa antidiabetes.
Fermentasi tempe menggunakan ragi tempe yang mengandung jamur Rhizopus sp.
diharapkan memiliki potensi dalam menghasilkan senyawa antidiabetes. Tujuan
dari penelitian ini adalah mengisolasi Rhiozpus sp. dari berbagai ragi tempe,
menguji aktivitas inhibitor α-amilase dari isolat terpilih, dan mengetahui potensi
Rhizopus sp. sebagai penghasil senyawa inhibitor α-amilase. Metode penelitian
diawali dengan pengambilan sampel berupa ragi tempe, melakukan isolasi dan
karakterisasi Rhizopus sp. lokal, penyeleksian isolat yang berpotensi sebagai
inhibitor α-Amilase, pembuatan ekstrak etil asetat dari kapang Rhizopus sp. lokal,
dan pengujian aktivitas inhibitor α-Amilase dengan variasi konsentrasi sampel
ekstrak etil asetat serta diukur nilai absorbansi menggunakan spektrofotometer
UV/Vis dengan panjang gelombang 540nm. Hasil penelitian yang telah dilakukan
menunjukkan bahwa kesepuluh isolat ragi tempe dengan kode isolat R1 (Bogor),
R2 (Boyolali), R3 (Kediri), R4 (Mojokerto), R5 (Surabaya), R6 (Nganjuk), R7
(Yogyakarta), R8 (Bandung), R9 (Majalengka), dan R10 (Wonogiri) termasuk
genus Rhizopus sp. Kapang Rhizopus sp. lokal dari ragi tempe berpotensi sebagai
penghasil senyawa inhibitor α-amilase. Kesepuluh isolat Rhizopus sp. menunjukan
bahwa isolat kapang yang berasal dari Bogor dengan kode isolat R1 menghasilkan
persentase inhibisi tertinggi dengan nilai sebesar 80,17%. Variasi konsentrasi
ekstrak etil asetat R1 (Bogor) 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% memperoleh masingmasing hasil persentase inhibisi sebesar 36,56%; 43,83%; 44,24%; 47,07%; dan
53,13%. Isolat R1 (Bogor) menjadi isolat terpilih dengan nilai IC₅₀ sebesar 43,47%
(v/v). Hasil analisis ANOVA menunjukan variasi konsentrasi ekstrak etil asetat R1
(Bogor) berpengaruh secara signifikan (P<0,05) terhadap aktivitas inhibitor α-
amilase.
Kata Kunci: Antidiabetes, Inhibitor α-Amilase, Ragi Tempe, Rhizopus sp.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Suhersi Rahmadhani |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:10 |
| Last Modified: | 24 Feb 2026 04:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45828 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
