Search for collections on Undip Repository

Histomorfometri Duodenum Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) setelah Pemberian Serbuk Buah Bit (Beta vulgaris L.)

Restyaningrum, Anandhita (2024) Histomorfometri Duodenum Tikus Putih (Rattus norvegicus L.) setelah Pemberian Serbuk Buah Bit (Beta vulgaris L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Anandhita Restyaningrum.zip] Archive
Anandhita Restyaningrum.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (158kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (226kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (213kB)
[thumbnail of 10. BAB I.pdf] Text
10. BAB I.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (297kB)

Abstract

Buah bit merupakan tanaman yang kaya nutrien, vitamin, mineral dan senyawa
aktif, sehingga sudah sejak lama digunakan sebagai obat tradisional dan suplemen
kesehatan. Kandungan buah bit yang paling dikenal adalah pigmen betalain yang
memiliki aktivitas antioksidan yang baik. Konsumsi buah bit memiliki potensi
untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan struktur histologi duodenum tikus
putih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian serbuk buah
bit dengan dosis serbuk buah bit yang berbeda terhadap histomorfometri duodenum
serta morfologi sel epitel duodenum tikus putih. Penelitian ini menggunakan desain
Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 30 ekor tikus putih betina yang
dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dan 6 ulangan. Kelompok perlakuan meliputi
kontrol (P0), diberi serbuk buah bit dengan dosis 10 mg/tikus/hari (P1), diberi
serbuk buah bit dengan dosis 20 mg/tikus/hari (P2), diberi serbuk buah bit dengan
dosis 30 mg/tikus/hari (P3), dan diberi serbuk buah bit dengan dosis
40 mg/tikus/hari (P4). Parameter yang diamati adalah tinggi vili, tebal lapisan
mukosa, tebal lapisan muskularis, jumlah sel goblet, dan morfologi sel epitel
duodenum. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan ANOVA dengan taraf
signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada parameter yang memiliki
hasil ANOVA berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian
serbuk buah bit berbeda nyata (P<0,05) terhadap tinggi vili, tebal lapisan mukosa,
dan tebal lapisan muskularis namun tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap jumlah
sel goblet. Pemberian serbuk buah bit juga tidak memberikan pengaruh pada
morfologi sel epitel duodenum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian
serbuk buah bit berpotensi menyebabkan perubahan pada struktur histologi
duodenum tikus putih.
Kata kunci: antioksidan, tinggi vili, tebal mukosa, tebal muskularis, jumlah sel goblet

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 24 Feb 2026 03:52
Last Modified: 24 Feb 2026 03:52
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45807

Actions (login required)

View Item View Item