Search for collections on Undip Repository

Struktur Mikroanatomi dan Histomorfometri Duodenum Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan setelah Pemberian Doksisiklin dan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.)

PUTRI, Amalia (2024) Struktur Mikroanatomi dan Histomorfometri Duodenum Tikus Putih (Rattus norvegicus) Jantan setelah Pemberian Doksisiklin dan Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria ternatea L.). Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of Amalia Putri.zip] Archive
Amalia Putri.zip
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (23kB)
[thumbnail of 2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of 4. ABSTRAK.pdf] Text
4. ABSTRAK.pdf

Download (7kB)
[thumbnail of 5. ABSTRACT.pdf] Text
5. ABSTRACT.pdf

Download (8kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (497kB)
[thumbnail of 10. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of 15. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (155kB)

Abstract

Indonesia memiliki permasalahan kesehatan yang cukup serius, salah satunya
penyakit infeksi. Antibiotik, seperti doksisiklin dapat digunakan untuk mengatasi
penyakit infeksi, namun jika digunakan secara berlebih, akan menghasilkan radikal
bebas berlebih dan menyebabkan stres oksidatif yang mampu merusak organ
duodenum tikus putih. Bunga telang mampu menangkal radikal bebas karena
memiliki senyawa antioksidan, sehingga berpotensi mencegah kerusakan organ
duodenum tikus putih. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
pemberian ekstrak etanol bunga telang terhadap struktur mikroanatomi dan
histomorfometri duodenum tikus putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan
Acak Lengkap (RAL) dengan 20 ekor tikus putih jantan dan dibagi 4 perlakuan,
yaitu P0 (akuades), P1 (doksisiklin 6 mg/ekor/hari), P2 (ekstrak etanol bunga telang
90 mg/ekor/hari), dan P3 (doksisiklin 6 mg/ekor/hari dan ekstrak etanol bunga
telang 90 mg/ekor/hari). Bahan uji diberikan secara oral dan dilakukan selama 14
hari. Sediaan histologi duodenum dibuat dengan menggunakan metode parafin dan
pewarnaan hemaktosilin-eosin. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dengan
taraf signifikasi 5% dan hasil menunjukkan bahwa pemberian doksisiklin dan
ekstrak etanol bunga telang pada histomorfometri duodenum tikus putih berbeda
tidak signifikan (P>0,05), namun terdapat perubahan pada struktur mikroanatomi
dan sel epitel vili duodenum. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak etanol bunga
telang memiliki potensi memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh doksisiklin
terhadap struktur mikroanatomi dan histomorfometri duodenum pada tikus putih
jantan.
Kata kunci: antibiotik, radikal bebas, antioksidan, intestinum.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology
Depositing User: Suhersi Rahmadhani
Date Deposited: 23 Feb 2026 08:08
Last Modified: 23 Feb 2026 08:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45773

Actions (login required)

View Item View Item