ANJELA, PUJA and Silviana, Ana and Wijaningsih, Dyah (2021) ASAS KESETARAAN GENDER TERKAIT PEWARISAN KEPEMILIKAN TANAH ANTARA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN MENURUT HUKUM ADAT MINANGKABAU DAN UNDANG-UNDANG POKOK AGRARIA NO. 5 TAHUN 1960 (Studi di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat). _044 PDT 2021. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
044 PUJA ANJELA-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (476kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-abstrak.pdf Download (201kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (442kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (539kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (328kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (532kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-dapus.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
044 PUJA ANJELA-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Sistem kepemilikan hak atas tanah sudah diatur dalam Pasal 9 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 yang menyatakan bahwa laki-laki dan perempuan mempunyai kesempatan yang sama untuk memperoleh hak atas tanah, namun realitanya terkesan berbeda dengan sistem kepemilikan tanah adat Minangkabau di Nagari Paninggahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji sistem kepemilikan dan pewarisan tanah di Nagari Paninggahan apakah sudah sesuai dengan prinsip-prinsip dalam Pasal 9 ayat (2) UUPA atau masih memakai sistem kepemilikan tanah berdasarkan pewarisan harta pusako hukum adat Minangkabau.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis empiris. Spesifikasi penelitian ini besifat deskriptif analitis. Metode pengumpulan data yaitu data primer dan data sekunder yang kemudian diolah menggunakan metode kualitatif.
Hasil penelitian dan pembahasan yaitu : 1) Sistem kepemilikan tanah di Nagari Paninggahan masih menganut sistem kepemilikan tanah secara komunal yang berdasarkan pada hukum waris adat Minangkabau. 2) Sistem pewarisan hak atas tanah di Nagari Paninggahan masih menggunakan sistem pewarisan menurut
hukum adat tergantung pada harta apa yang akan diwariskan.
Kesimpulannya adalah sistem kepemilikan hak atas tanah di Nagari
Paninggahan masih berdasarkan kepada sistem pewarisan tanah harta pusako menurut hukum adat Minangkabau dengan sistem kekerabatan matrilineal dan yang menjadi ahli waris sebagai penerima atau sebagai orang yang akan memperoleh hak atas tanah antara laki-laki dan perempuan adalah tergantung kepada jenis harta pusaka apa yang akan diwariskan. Hukum adat Minangkabau
dengan asas kesetaraan gender sudah sikron dan tidak bertentangan dengan hukum tanah nasional.
Kata Kunci : Sistem Kepemilikan Tanah, Pewarisan, Tanah Pusako
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem Kepemilikan Tanah, Pewarisan, Tanah Pusako |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 07:50 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 07:50 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45766 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
