MUWAFI'UDDIN, Huda Nurirrahman (2026) ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, PERTUMBUHAN EKONOMI, INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, DAN REALISASI BELANJA DAERAH TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2014 - 2023. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020119140185.pdf - Published Version Download (673kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020119140185.pdf - Published Version Download (543kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020119140185.pdf - Published Version Download (556kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi- 12020119140185.pdf - Published Version Download (806kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020119140185.pdf - Published Version Download (709kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020119140185.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini membahas tentang faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan di Provinsi daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2014-2023. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada naiknya angka kemiskinan pada tahun 2021 namun juga ada kenaikan pada Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan angka indeks pertumbuhan manusia (IPM).
Metode yang digunakan adalah analisis kuantitatif deskriptif dengan regresi data panel. Data penelitian bersumber dari publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) dan laporan realisasi APBD pemerintah daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) berpengaruh negatif namun tidak signifikan terhadap kemiskinan. PDRB juga berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan, yang berarti pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya inklusif. Sebaliknya, IPM memiliki pengaruh negatif dan signifikan, sehingga peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan standar hidup terbukti efektif menurunkan kemiskinan. Sementara itu, belanja daerah tidak berpengaruh signifikan, yang mencerminkan bahwa meskipun anggaran pemerintah daerah meningkat, efektivitas alokasinya untuk program pro-poor masih terbatas. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa pembangunan manusia merupakan faktor paling penting dalam pengentasan kemiskinan, sementara pertumbuhan ekonomi, pengangguran, dan belanja daerah belum menunjukkan dampak nyata.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kemiskinan, TPT, PDRB, IPM, belanja daerah, FEM |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 05:57 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 05:57 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45730 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
