Search for collections on Undip Repository

PERGESERAN STATUS DAN PERAN DALANG DALAM MASYARAKAT STUDI KASUS DALANG DI KELURAHAN PULOHARJO, KECAMATAN EROMOKO, KABUPATEN WONOGIRI

Nurcahyani, Ika (2024) PERGESERAN STATUS DAN PERAN DALANG DALAM MASYARAKAT STUDI KASUS DALANG DI KELURAHAN PULOHARJO, KECAMATAN EROMOKO, KABUPATEN WONOGIRI. Undergraduate thesis, Faculty Of Humanities.

[thumbnail of SKRIPSI IKA (CD).pdf] Text
SKRIPSI IKA (CD).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Dalam sebuah pertunjukan pewayangan tidak dapat dilepaskan dari peran seorang tokoh yang berperan secara kreatif dan inovatif dalam menghidupkan apresiasi penikmat dan penonton, yaitu dalang. Pada zaman dahulu, seorang dalang dikenal memiliki ilmu spiritual atau magis, memiliki kecakapan yang tinggi, memiliki banyak pengalaman, serta dianggap memiliki kualifikasi keimanan yang tinggi, bahkan dalang memiliki kedudukan yang sejajar dengan orang–orang yang suci karena memiliki spiritualitas yang tinggi layaknya tokoh spiritual. Hal tersebut yang kemudian membuat seorang dalang memiliki status yang tinggi dalam masyarakat. Akan tetapi, perlahan kedudukan status seorang dalang mengalami pergeseran akibat adanya pengaruh globalisasi, perubahan pendidikan dalang, dan perubahan kedudukan sosial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kedudukan dalang bernilai tinggi dalam masyarakat serta mengetahui faktor yang melatabelakangi pergeseran status dan peran dalang di Kelurahan Puloharjo, Kecamatan Eromoko, Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi untuk mempermudahkan penulis melihat langsung kehidupan masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa dalang yang dulunya dianggap sebagai tokoh spiritual yang mengisikan kekosongan ruang kosong akan area spiritual masyarakat. Ketika zaman semakin modern dan Islam berkembang semakin pesat, tokoh spiritual seperti kyai membuat kedudukan dalang sebagai tokoh spiritual dalam masyarakat menjadi hilang. Kemudian kini dalang dalam melakukan pertunjukan atas dasar instrument rationality, yaitu melakukan pekerjaannya untuk mendapatkan uang, dengan mengikuti keinginan pasar yang sekarang ini lebih menyukai pertunjukan wayang yang banyak guyonannya dan tidak bersifat klasik.
Kata Kunci : dalang, status dan peran, perubahan, globalisasi

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 20 Feb 2026 03:45
Last Modified: 20 Feb 2026 03:45
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45606

Actions (login required)

View Item View Item