KURNIAGRAHA, NATHALIE and Soemarmi, Amiek and Sukma, Novira Maharani (2026) Kedudukan Lembaga Olahraga KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dalam Pembinaan Atlet Anggar Nasional di Indonesia. _004 HTN 2026. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_ABSTRAK.pdf Download (141kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (315kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (402kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (479kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (165kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_DAFPUS.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
NATHALIE KURNIAGRAHA_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (284kB) |
Abstract
Olahraga prestasi telah menjadi tren global, mendorong setiap negara menyusun regulasi keolahragaan. Indonesia hadir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan menggantikan UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, dalam UU Keolahragaan membagi olahraga menjadi tiga bentuk: pendidikan, masyarakat, dan prestasi. Fokus penelitian ini pada olahraga prestasi sebagaimana Pasal 20 UU Keolahragaan, yang berisi untuk meningkatkan kemampuan atlet serta mengangkat harkat dan martabat bangsa. Pemerintah hadir dengan pembinaan melalui KONI dan KOI. Namun, pelaksanaan di lapangan menunjukkan ketidaksesuaian kewenangan kedua lembaga ini, memicu dualisme kepemimpinan pada induk organisasi cabang olahraga anggar (PB IKASI), yang mengganggu pembinaan atlet, perkembangan karier, dan prestasi nasional di Indonesia.
Rumusan masalah penelitian mencakup dua isu utama, yaitu mengenai pengaturan kewenangan KONI dan KOI dalam pembinaan atlet prestasi cabang olahraga anggar menurut Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan serta implikasi kedudukan KONI dan KOI terhadap pembinaan atlet prestasi cabang anggar di Indonesia. Dalam penelitian ini metode penelitian bersifat non-doktrinal dengan spesifikasi deskriptif-analitis serta jenis data meliputi primer dan sekunder. Penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan wawancara semi terbuka.
Dalam penelitian ini menunjukkan bahwa KONI berperan strategis dalam pembinaan jangka panjang atlet anggar secara berjenjang dari daerah hingga nasional, serta KONI bertugas sebagai koordinator tunggal, dan pemberi rekomendasi pada kontingen Indonesia dalam event internasional. KONI bertugas mengirim kontingen ke multi-event internasional melalui sinergi dengan induk organisasi cabang olahraga dan Kemenpora. Namun, di lapangan terjadi dualisme kepemimpinan PB IKASI antara kubu KONI (Ketua Agus Suparmanto, S.E) dan KONI (Ketua Dr. H. Amir Yanto, S.H.,M.M.,M.H.,CGCAE), ditandai dengan perbedaan pengurus, atlet, pelatih, dan administrasi. Implikasinya mencakup stagnasi prestasi atlet, blacklist lintas kubu, kebingungan program pembinaan, dan dampak mental. Pemerintah menanggapi dengan hadirnya Keputusan Kementrian Pemuda dan Olahraga Nomor 145 Tahun 2024, meski proses penyelesaian yang diusahakan belum tercapai dan masih terhambat.
Kata Kunci : KONI, KOI, pembinaan, atlet anggar, Indonesia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | KONI, KOI, pembinaan, atlet anggar, Indonesia |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 07:36 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 07:36 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45543 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
