Search for collections on Undip Repository

PENGELOLAAN PERAN GANDA PADA PEREMPUAN DI UNIVERSITAS DIPONEGORO KOTA SEMARANG: STUDI KASUS DOSEN PEREMPUAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNDIP

FAJRI, AZIZAH NUR (2024) PENGELOLAAN PERAN GANDA PADA PEREMPUAN DI UNIVERSITAS DIPONEGORO KOTA SEMARANG: STUDI KASUS DOSEN PEREMPUAN FAKULTAS ILMU BUDAYA UNDIP. Undergraduate thesis, Faculty Of Humanities.

[thumbnail of Skripsi Azizah 2024_13040220140146.pdf] Text
Skripsi Azizah 2024_13040220140146.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Perempuan yang terjerat jaringan patriarki. Penelitian ini berfokus pada fenomena kepatuhan perempuan, khususnya dalam konteks menjalankan peran ganda sebagai akibat dari pengaruh budaya patriarki. Penelitian ini mengambil kasus seorang dosen perempuan di Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro, yang tidak hanya dituntut untuk berperan sebagai pendidik yang kompeten, tetapi juga sebagai ibu rumah tangga yang menjalankan tugas-tugas domestik. Melalui metode kualitatif dan teknik purposive sampling, penelitian ini berhasil mengidentifikasi informan yang memiliki pengalaman yang relevan dalam mengelola peran ganda tersebut. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengungkap bagaimana perempuan, khususnya dosen di FIB Undip, beradaptasi dengan peran gandanya, dan bagaimana mereka mengelola peran tersebut di bawah pengaruh struktur sosial yang kental dengan budaya patriarki. Dikaji dengan konsep jaringan dari perspektif Max Weber, dalam konteks perempuan Jawa, jaringan ini dapat tercipta melalui interaksi sosial dan membentuk konstruksi yang dipilih oleh masyarakat Jawa tidak terkecuali perempuan itu sendiri berdasarkan peran gender yang sudah ada di dalam masyarakat namun akhirnya menjerat mereka juga. Sementara itu, teori peran Ralph Linton digunakan untuk memahami bagaimana perempuan menavigasi berbagai peran yang diberikan oleh masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun budaya patriarki memainkan peran penting dalam membentuk kepatuhan perempuan terhadap norma-norma sosial, namun dukungan dari suami dan lingkungan kerja yang kondusif membuat perempuan dapat mengelola peran ganda tersebut dengan relatif baik. Dukungan ini tidak hanya memberikan ruang bagi perempuan untuk tetap berkarir, tetapi juga membantu mereka dalam memenuhi tanggung jawab domestik, sehingga mereka mampu menyeimbangkan kedua peran tersebut tanpa mengorbankan salah satunya.
Kata Kunci: peran ganda perempuan, budaya patriarki, jaringan patriarki.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 19 Feb 2026 06:59
Last Modified: 19 Feb 2026 06:59
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45540

Actions (login required)

View Item View Item