Search for collections on Undip Repository

TENGGER DI AMBANG PERUBAHAN: REPRODUKSI NILAI TITILURI SEBAGAI CARA PANDANG HIDUP DALAM MASYARAKAT TENGGER DESA TOSARI, KECAMATAN TOSARI, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR

Prabowo, Bayu Agung (2024) TENGGER DI AMBANG PERUBAHAN: REPRODUKSI NILAI TITILURI SEBAGAI CARA PANDANG HIDUP DALAM MASYARAKAT TENGGER DESA TOSARI, KECAMATAN TOSARI, KABUPATEN PASURUAN, JAWA TIMUR. Undergraduate thesis, Faculty Of Humanities.

[thumbnail of Skripsi Final_Wisuda_Bayu Agung Prabowo 16112024.pdf] Text
Skripsi Final_Wisuda_Bayu Agung Prabowo 16112024.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Titiluri merupakan sebuah cara pandang hidup yang dimiliki oleh masyarakat Suku Tengger Desa Tosari. Berasal dari dua bahasa lokal masyarakat Suku Tengger niti yang berarti meniti atau melaksanakan dan luri yang berarti upaya untuk melestarikan. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan pendeskripsian secara mendalam terhadap sebuah cara pandang hidup yang dimiliki masyarakat Suku Tengger mulai dari cara hidup satu sama lain hingga cara masyarakat untuk tetap melaksanakan tradisi. Pelaksanaan tradisi yang dilakukan masyarakat Suku Tengger di masa ini dapat tidak terlaksanakan seperti sebagaimana mestinya karena adanya modernitas dan perbedaan kepercayaan menuntut masyarakat untuk beradaptasi dengan harus melaksanakan tradisi yang ada. Oleh karena itu, berdasarkan dengan teori yang dicetuskan Victor Turner kondisi tersebut menggambarkan fase liminalitas dalam masyarakat. Turner mengartikan liminalitas merupakan sebuah keadaan masyarakat berada dalam dua kondisi berbeda atau in betwixt or in between. Liminalitas lebih lanjut dijelaskan oleh Turner dapat membagi masyarakat ke dalam tiga fase, yaitu: Separation, Margin or Limen, dan Re-aggregation. Hasil dari data lapangan ini menunjukan ketiga fase tersebut sedang dialami oleh masyarakat Suku Tengger. Titiluri menjadi sebuah ujung tombak masyarakat Suku Tengger untuk menyikapi tersebut melalui proses reproduksi. Hal tersebut disebutkan lebih lanjut oleh Turner bahwa semua masyarakat yang sedang berada dalam fase-fase liminalitas akan melakukan sebuah upaya penanganan yang disebut sebagai communitas. Upaya-upaya tersebut diterapkan melalui beberapa cara seperti pembuatan buku bahasa Tengger, Batik Tosarian, atau bahkan gerakan komunitas dan hal tersebut dikategorikan sebagai bentuk reproduksi yang dilakukan masyarakat Suku Tengger untuk tetap melakukan titiluri.
Kata kunci: Titiluri, Suku Tengger, Liminalitas, Communitas, Reproduksi budaya.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Humanities
Divisions: Faculty of Humanities > Department of Social Anthroplogy
Depositing User: Tugirin
Date Deposited: 19 Feb 2026 03:37
Last Modified: 19 Feb 2026 03:37
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45493

Actions (login required)

View Item View Item