Search for collections on Undip Repository

Sintesis Graphene Quantum Dots/Hidroksiapatit (GQDs/HAp) dan Aplikasinya Sebagai Probe fluorescent Ion Logam Polutan Fe3+ dalam Air Limbah

BISMA, Manda Septiani Nur (2026) Sintesis Graphene Quantum Dots/Hidroksiapatit (GQDs/HAp) dan Aplikasinya Sebagai Probe fluorescent Ion Logam Polutan Fe3+ dalam Air Limbah. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (240kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of 4. KATA PENGANTAR.pdf] Text
4. KATA PENGANTAR.pdf

Download (237kB)
[thumbnail of 6. DAFTAR ISI.pdf] Text
6. DAFTAR ISI.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of 10. ABSTRAK.pdf] Text
10. ABSTRAK.pdf

Download (262kB)
[thumbnail of 11. ABSTRACT.pdf] Text
11. ABSTRACT.pdf

Download (148kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (251kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (249kB)

Abstract

Ion logam seperti Fe3+, Cu2+, dan Al3+ sering ditemukan dalam air limbah
laboratorium karena penggunaan reagen, katalis, dan bahan uji. Graphene
Quantum Dots (GQDs) banyak digunakan pada aplikasi sensor dikarenakan mampu
mendeteksi ion logam melalui interaksi gugus fungsional permukaannya yang
ditunjukkan dengan perubahan intensitas atau pergeseran panjang gelombang
emisi. Kombinasinya dengan hidroksiapatit (HAp) dapat memberikan efek sinergis
yang mampu meningkatkan sensitivitas dan selektivitas sensor fluoresensi terhadap
ion Fe3+ dengan adanya gugus fosfat (PO4 3-) dan hidroksil (OH-) pada strukturnya.
Graphene Quantum Dots (GQDs) dintesis dari limbah batang padi (Oryza sativa
L.) menggunakan metode hidrotermal pada suhu 180°C selama 12 jam, sedangkan
hidroksiapatit HAp disintesis menggunakan metode sol-gel.
Kombinasi HAp dengan GQDs dilakukan melalui proses hidrotermal.
Untuk meningkatkan efisiensi emisi fluoresensi, dilakukan pula doping nitrogen
pada GQDs sehingga diperoleh N-GQDs. Karakterisasi material dilakukan
menggunakan spektrofotometri UV-Vis, fotoluminesensi (PL), Fourier Transform
Infrared (FTIR), X-Ray Diffraction (XRD), HRTEM, serta pengukuran Quantum
Yield (QY). Hasil penelitian ini adalah GQDs dan N-GQDs dengan nilai QY sebesar
48% dan 57%, dimana puncak tertinggi pada GQDs di 136,48 a.u. dan N-GQDs
150,56 a.u. GQDs memiliki sensitivitas tinggi dan selektivitas kuat terhadap Fe3+
dibandingkan Cu2+ maupun Al3+ dengan nilai rasio F/F0 0,914 dan 0,844, sedangkan
GQDs/Fe3+ mengalami quenching yang sangat kuat dengan F/F0 0,026. Komposit
GQDs dan N-GQDs dengan HAp mampu memberikan peningkatan kemampuan
deteksi sebagai sensor fluoresensi selektif untuk ion Fe3+ dalam limbah cair
laboratorium yang dibuktikan dengan emisi yang lebih kecil dibandingkan sampel
tanpa kombinasi HAp.
Kata kunci: emisi, fluoresensi, GQDs, Hap, ion Fe3+, limbah cair, sensoring

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 19 Feb 2026 02:50
Last Modified: 19 Feb 2026 02:50
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45471

Actions (login required)

View Item View Item