Hamida, Annurya and Warsono, Hardi (2026) EVALUASI KEBIJAKAN PENCEGAHAN TINDAK KEKERASAN ANAK BERDASARKAN PERDA KOTA SEMARANG NOMOR 5 TAHUN 2016 PASAL 15 DENGAN MODEL CIPP. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
Annurya Hamida_COVER.pdf - Submitted Version Download (511kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_BAB I PENDAHULUAN.pdf - Submitted Version Download (788kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_BAB II GAMBARAN UMUM.pdf - Submitted Version Download (568kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_BAB III HASIL.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_BAB IV PEMBAHASAN.pdf - Submitted Version Download (395kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_BAB V PENUTUP.pdf - Submitted Version Download (281kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (243kB) |
|
|
Text
Annurya Hamida_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Download (4MB) |
Abstract
Pencegahan tindak kekerasan terhadap anak menjadi tanggung jawab
pemerintah dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Kota Semarang bersama dengan masyarakat. Berbagai permasalahan yang muncul
menunjukan bahwa evaluasi kebijakan yang lebih menyeluruh diperlukan untuk
mengkaji evaluasi dengan Model Evaluasi CIPP. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis context, input, process, dan product kebijakan pencegahan tindak
kekerasan terhadap anak di Kota Semarang, serta faktor-faktor yang memengaruhi
efektivitas kebijakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Penelitian ini difokuskan pada evaluasi kebijakan pencegahan tindak kekerasan
terhadap anak di Kota Semarang yang dianalisis menggunakan Model Evaluasi
CIPP. Hasil penelitian dimensi context menunjukan kebijakan telah relevan dengan
kebutuhan masyarakat dan didukung oleh regulasi yang jelas serta komitmen politik
pemerintah daerah. Namun demikian, relevansi tersebut belum sepenuhnya optimal
karena partisipasi masyarakat masih bersifat prosedural, pembaruan kebijakan
belum adaptif terhadap dinamika kekerasan dalam masyarakat. Dimensi input
menunjukan efektivitas input masih terbatas akibat ketidakseimbangan jumlah dan
kapasitas SDM teknis, fluktuasi dan ketidakberlanjutan anggaran pencegahan, serta
ketergantungan pada fasilitas pihak lain. Dimensi process menunjukan kegiatan
sosialisasi masih terbatas pada kelompok tertentu, koordinasi antar pelaksana
belum sepenuhnya terintegrasi, dan sebagian partisipasi masyarakat masih bersifat
pasif, sehingga proses pencegahan belum mampu menjangkau kelompok berisiko
secara optimal. Dimensi product menunjukan hasil belum berdampak signifikan
pada penurunan angka kekerasan anak secara konsisten. Faktor penghambat
pencegahan kekerasan anak di Kota Semarang diantaranya keterbatasan regulasi
teknis, keterbatasan anggaran, keterbatasan partisipasi masyarakat dan belum ada
MoU kerjasama lintas sektor.
Kata Kunci: Evaluasi Kebijakan, Model Evaluasi CIPP, Kekerasan Anak
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Master Program in Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:32 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45469 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
