MUMTAZKIA, Tajwa (2026) Sintesis Silika Mesopori Dari Kaca Sebagai Matriks Pupuk Lepas Lambat Urea Ammonium Nitrat. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
3. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (241kB) |
|
|
Text
5. DAFTAR ISI.pdf Download (321kB) |
|
|
Text
4. KATA PENGANTAR.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
9. ABSTRAK.pdf Download (440kB) |
|
|
Text
10. ABSTRACT.pdf Download (366kB) |
|
|
Text
11. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (465kB) |
|
|
Text
16. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (340kB) |
Abstract
Penggunaan pupuk nitrogen dalam pertanian masih kurang efisien karena
sebagian besar nitrogen mudah hilang sehingga menimbulkan pencemaran
lingkungan. Pupuk lepas lambat menjadi alternatif yang mampu mengontrol
pelepasan nutrisi sesuai kebutuhan tanaman. Silika mesopori menjadi bahan yang
ideal sebagai matriks pembawa dalam pupuk lepas lambat karena luas permukaan
dan struktur porinya yang dapat diatur, sehingga efektif menampung dan
melepaskan nutrisi secara terkendali. Kaca memiliki kandungan silika tinggi
sehingga berpotensi sebagai prekursor dalam sintesis silika mesopori. Penambahan
cetyl trimethyl ammonium bromide (CTAB) berfungsi sebagai template yang
mengatur ukuran partikel, distribusi pori, dan luas permukaan silika. Oleh karena
itu, penelitian ini difokuskan pada sintesis silika mesopori berbasis kaca dengan
memvariasikan konsentrasi surfaktan CTAB sebagai templating agent. Tahapan
penelitian meliputi ekstraksi natrium silikat dari bubuk kaca, sintesis silika
mesopori dengan variasi massa CTAB 0; 0,2; dan 0,6 gram, pemuatan pupuk
CUAN 32% pada silika mesopori, analisis kadar silika dengan Atomic Absorption
Spectroscopy (AAS), analisis gugus fungsi silika mesopori dengan Fourier
Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), analisis ukuran pori dengan Surface Area
Analyzer (SAA), dan uji laju pelepasan urea dengan spektrofotometer UV-Vis.
Hasil penelitian menunjukkan kadar silika hasil ekstraksi dari kaca sebesar 4.136
mg/L. Analisis FTIR mengidentifikasi adanya gugus Si-O-Si dan gugus Si-OH.
Analisis SAA menujukkan pori yang terbentuk berukuran meso pada Sampel Si 0;
0,2; dan 0,6 CTAB masing masing sebesar 10,89 nm; 4,33 nm; dan 4,12 nm. Uji
pelepasan urea menunjukkan bahwa sampel Si 0 CTAB memiliki laju pelepasan
paling lambat dengan puncak pelepasan pada hari ke-6 dan total pelepasan sebesar
9,24%. Sebaliknya, sampel Si 0,2 CTAB dan Si 0,6 CTAB mencapai puncak
pelepasan lebih cepat pada hari ke-4 dengan total pelepasan masing-masing 25,9%
dan 44,04%.
Kata kunci: pupuk lepas lambat, silika mesopori, kaca, CTAB, urea
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:18 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:18 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45462 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
