SALSABILA, Ranina (2026) Pengembangan dan Karakterisasi Enkapsulasi Kurkumin dalam Liposom Wijen DDAB: Analisis IC50-Viabilitas-Sel Hela. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
01. Cover_Ranina.pdf Download (127kB) |
|
|
Text
04. Halaman Kata Pengantar.pdf Download (140kB) |
|
|
Text
05. Abstrak.pdf Download (175kB) |
|
|
Text
06. Halaman Daftar Isi.pdf Download (205kB) |
|
|
Text
11. Halaman Bab 1 Pendahuluan.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
16. Halaman Daftar Pustaka.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
03. Halaman Pengesahan.pdf Download (162kB) |
Abstract
Kanker serviks adalah masalah kesehatan serius, terutama dalam kalangan
masyarakat menengah ke bawah, dengan sekitar 660.000 kasus baru global dan
lebih dari 21.000 kematian di Indonesia setiap tahun. Pengobatan konvensional
kanker serviks, meskipun efektif dalam menekan tumor, seringkali memiliki efek
samping. Kurkumin yang merupakan senyawa dari kunyit, menunjukkan potensi
sebagai terapi alternatif antikanker, tetapi bioavailabilitasnya rendah. Liposom
yang merupakan vesikel fosfolipid, dapat meningkatkan kelarutan dan stabilitas
kurkumin, serta meningkatkan efektivitasnya terhadap sel kanker HeLa. Maka
dilakukannya penelitian ini bertujuan untuk pengembangan dan mengkarakterisasi
enkapsulasi kurkumin dalam liposom wijen.
Penelitian diawali dengan melakukan isolasi fosfolipida wijen dengan
diambil ekstrak polarnya, kemudian dikarakterisasi dengan liquid chromatography
high resolution mass spectrometry (LCHRMS) untuk mengetahui apa saja
komponen yang terkandung dalam fosfolipida hasil isolasi. Kemudian dilanjutkan
dengan mengenkapsulasi kurkumin dalam liposom wijen-DDAB (LCD), dengan
karakterisasi fisikokimia pada LCD adalah menilai tingkat efisiensi enkapsulasi
(EE), rilis kumulatif (RR) dengan intrumen spektrofotometri UV-Vis, lalu
mengukur ukuran partikel dan polidispersitas dengan particle size analyzer (PSA),
dan mengetahui morfologi LCD dengan transmission electron microscope (TEM).
Selanjutnya aktivitas antioksidan dan sitoksisitas LCD diuji dengan metode DPPH
(2,2-difenil-1-pikrihidrazil) dan metode MTT ((3-(4,5-dimetiltiazol-2-il)-2,5
difeniltetrazolium bromida) assay.
Hasil menunjukkan bahwa komposisi gliserofosfolipid pada ekstrak polar
sebesar 10% dari total lipid yang terindentifikasi. Nilai rentang EE sebesar (82,6%
89,97) %, ukuran partikel LC sebesar 142,2 nm dengan bentuk sferis dan LCD
sebesar 257,7 nm dengan bentuk vesicle collaps. Nilai potensial zeta yang
menunjukkan ketidakstabilan dan rentan terhadap agregasi (LC sebesar -0,7 Mv;
LCD sebesar -0,3 Mv). Rilis kumulatif pada sistem liposom menunjukkan bahwa
formulasi penambahan DDAB menunjukkan pelepasan kumulatif yang tertinggi.
Enkapsulasi kurkumin dalam liposom formula dengan DDAB mempengaruhi
secara signifikan nilai IC50 pada sel kanker leher Rahim (HeLa) dan tidak
memengaruhi sel normalnya (Vero).
Kata kunci: Fosfolipida Wijen; Enkapsulasi Kurkumin; DDAB; Aktivitas
Antioksidan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Chemistry |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 02:04 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 02:04 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45451 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
