TSANI, Azkia Rodliya Tsani (2026) Potensi Isolat Bakteri Asam Laktat Dari Pangan Fermentasi Naniura Sebagai Antibakteri Dan Antioksidan Serta Identifikasi Molekulernya. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (150kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN .pdf Download (303kB) |
|
|
Text
3. PRAKATA.pdf Download (122kB) |
|
|
Text
4. ABSTRAK.pdf Download (180kB) |
|
|
Text
5. ABSTRACT.pdf Download (158kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (142kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (221kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (240kB) |
Abstract
Naniura merupakan makanan tradisonal suku Batak Toba, Sumatera Utara, yang diolah melalui fermentasi ikan mas tanpa pemanasan suhu tinggi, melainkan perendaman dalam perasan jeruk jungga dan rempah-rempah. Olahan fermentasi ikan ini mengandung bakteri asam laktat yang dapat memproduksi senyawa metabolit, berkontribusi pada aktivitas antibakteri dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antibakteri dan antioksidan isolat BAL dari naniura, serta mengidentifikasi secara molekuler isolat yang berpotensi. Metode penelitian diawalai dengan pembuatan naniura, isolasi BAL dengan metode spread plate dan pemurnian isolat dengan metode streak plate. Karakterisasi isolat dilakukan secara makroskopis, mikroskopis, uji katalase dan tipe fermentasi. Uji antibakteri dilakukan terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan metode Kirby-Bauer, serta uji antioksidan menggunakan DPPH. Isolat dengan aktivitas antibakteri dan antioksidan terbaik diidentifikasi menggunakan gen 16S rRNA. Penelitian ini berhasil mengisolasi 12 isolat dari naniura, yang umumnya menunjukkan koloni berwarna putih susu, koloni bulat, Gram positif berbentuk basil, katalase negatif, serta homofermentatif. Pada uji antibakteri terhadap E. coli, isolat N3R4 paling efektif dengan zona hambat 14.3 ± 1.7 mm (kategori kuat) sehingga paling berpotensi sebagai antibakteri, sedangkan isolat lain bervariasi dari kategori lemah (<5 mm), sedang (5-10 mm) hingga kuat (10-20 mm). Terhadap S. aureus hanya 8 isolat yang menghasilkan zona hambat dengan kategori sedang, dengan N1R3 paling efektif (8.12 ± 4.06 mm). Uji antioksidan menunjukkan isolat N6R5 menghasilkan aktivitas terbaik dengan nilai IC50 sebasar 108.61 ppm. Analisis gen 16S rRNA mengungkapkan bahwa isolat N3R4 (berpotensi antibakteri) dan N6R5 (berpotensi antioksidan) memiliki kekerabatan dekat dengan Lactiplatibacillus plantarum. Temuan ini mengungkap potensi Lactiplatibacillus plantarum dari naniura sevagai sumber antibakteri dan antioksidan.
Kata kunci: Antibakteri, Antioksidan, Bakteri Asam Laktat, Identifikasi molekuler, Naniura.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biotechnology |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 19 Feb 2026 01:56 |
| Last Modified: | 19 Feb 2026 01:56 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45449 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
