KRISNAYOGA, DIAZ and Wijaningsih, Dyah and Sukirno, Sukirno (2020) PROSES PENYELESAIAN SENGKETA MELALUI PERADILAN ADAT BADUY DALAM PERSPEKTIF SOCIO-LEGAL. _029 DIH 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (390kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-abstrak.pdf Download (144kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (428kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (701kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (386kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (644kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-dapus.pdf Download (286kB) |
|
|
Text
29 Diaz Krisnayoga-lampiran.pdf Download (418kB) |
Abstract
Setiap sengketa yang timbul di dalam masyarakat, tentu dapat mengganggu keseimbangan tatanan masyarakat, khususnya apabila sengketa tersebut terjadi di tengah-tengah kehidupan Masyarakat Hukum Adat. Di Indonesia, selain pengadilan formal atau pengadilan negara sebagai lembaga resmi penyelesaian sengketa yang
keberadaannya diatur di dalam Undang-Undang No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, dikenal juga lembaga penyelesaian sengketa lain yang mengacu pada hukum adat. Di dalam Masyarakat Hukum Adat pada umumnya, sebuah permasalahan dalam bentuk konflik maupun sengketa yang terjadi di antara masyarakat hukum adat, terdapat cara penyelesaian dengan karakteristiknya masing-masing.
Penulisan hukum ini bertujuan untuk mengetahui eksistensi,
keberlangsungan, kewenangan, keabsahan serta kesesuaian keadilan di dalam proses peradilan adat dalam penyelesaian sengketa di dalam Masyarakat Hukum Adat Baduy dalam perspektif socio-legal. Maka permasalahan yang dibahas di dalam penulisan hukum ini adalah bagaimana proses penyelesaian sengketa melalui
peradilan adat Baduy serta apakah proses peradilan adat Baduy dalam penyelesaian sudah sesuai dengan keadilan menurut Masyarakat Hukum Adat Baduy itu sendiri.
Hasil penulisan hukum ini menyimpulkan bahwa Masyarakat Hukum Adat Baduy memiliki proses peradilan adat tersendiri yang masih diakui, dijalankan serta dipatuhi oleh Masyarakat Hukum Adat Baduy itu sendiri dalam menyelesaikan suatu sengketa yang terjadi diantara masyarakatnya melalui Peradilan Adat Baduy. Walaupun secara legal-formal tidak sesuai dengan penyelesaian sengketa yang
berdasar pada Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 Tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa, namun dalam praktik, proses penyelesaian sengketa melalui Peradilan Adat Baduy tidak bertentangan dengan sistem penyelesaian sengketa pada umumnya karena mengedepankan musyawarah untuk
mencapai perdamaian dalam penyelesaiannya, yang membuat hal demikian sesuai dengan Pasal 26 ayat (4) huruf k dan Pasal 103 huruf d, e dan f Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dalam hal ini, proses penyelesaian sengketa yang dilakukan melalui peradilan adat Baduy juga sudah sesuai dengan keadilan menurut Masyarakat Hukum Adat Baduy itu sendiri. Lebih dari itu, secara teoritis proses Peradilan Adat Baduy dalam penyelesaian sengketa juga sesuai dengan konsep keadilan restoratif maupun keadilan Pancasila.
Kata Kunci: Penyelesaian Sengketa, Peradilan Adat Baduy, Masyarakat Hukum Adat Baduy, Keadilan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyelesaian Sengketa, Peradilan Adat Baduy, Masyarakat Hukum Adat Baduy, Keadilan |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 03:12 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 03:12 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45351 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
