NURBAYANI, Farah Ahusy (2026) Efektivitas Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia) Terhadap Cercospora capsici Penyebab Penyakit Bercak Daun Cabai Merah Keriting (Capsicum annuum L.) In Vitro. Undergraduate thesis, Fakultas Sains dan Matematika Undip.
|
Text
1. COVER.pdf Download (41kB) |
|
|
Text
2. HALAMAN PENGESAHAN.pdf Download (514kB) |
|
|
Text
3. ABSTRAK.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
4. ABSTRACT.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
5. KATA PENGANTAR.pdf Download (111kB) |
|
|
Text
6. DAFTAR ISI.pdf Download (129kB) |
|
|
Text
10. BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (61kB) |
|
|
Text
15. DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (153kB) |
Abstract
Daun mengkudu (M. citrifolia) dikenal secara luas memiliki kandungan
antimikroba yang efektif dalam menghambat pertumbuhan mikroba patogen,
termasuk jamur patogen, seperti Cercospora capsici yang menyebabkan penyakit
bercak daun Cercospora pada Capsicum annuum L. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gejala yang ditimbulkan oleh Cercospora capsici, mengetahui
senyawa-senyawa antijamur dalam ekstrak daun mengkudu, serta mengetahui
kemampuan ekstrak daun mengkudu dalam menekan pertumbuhan Cercospora
capsici secara in vitro. Metode penelitian meliputi sampling daun mengkudu dan
jamur patogen, isolasi dan identifikasi jamur patogen, pembuatan kurva
pertumbuhan jamur patogen, uji patogenitas Postulat Koch, ekstraksi dan skrining
fitokimia ekstrak daun mengkudu, dan uji aktivitas antijamur dengan parameter
penghambatan koloni, produksi konidia, dan perkecambahan konidia. Penelitian ini
dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dan
dianalisis secara statistik dengan uji One-Way ANOVA taraf 5% serta uji lanjut
Post Hoc Games-Howell taraf nyata 5%. Hasil uji patogenitas Postulat Koch
menunjukkan gejala setelah 4 hari aplikasi suspensi jamur ke daun tanaman cabai
merah keriting berusia 45 hari. Hasil uji skrining fitokimia ekstrak daun mengkudu
menunjukkan adanya kehadiran senyawa antijamur berupa fenol, flavonoid,
alkaloid, terpenoid, dan saponin. Hasil uji aktivitas antijamur dengan paramaeter
penghambatan koloni, produksi konidia, dan perkecambahan konidia menunjukkan
hasil yang saling berkesinambungan dengan didapat 5 kategori kemampuan
hambatan yaitu “tidak aktif” pada kontrol negatif, “lemah” pada konsentrasi 20%,
“moderat” pada kontrol positif, “kuat” pada konsentrasi 40%, dan “sangat kuat”
pada konsentrasi 60% hingga 100%.
Kata kunci: Antijamur, Cercospora capsici, Daun mengkudu, Postulat Koch, Skrining fitokimia
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Sciences and Mathemathic |
| Divisions: | Faculty of Science and Mathematics > Department of Biology |
| Depositing User: | Yemima Laras Sekarsari |
| Date Deposited: | 18 Feb 2026 02:28 |
| Last Modified: | 18 Feb 2026 02:28 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/45330 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
